Demi Bangsa, 7 Pahlawan Indonesia Ini Rela Mati Muda, Nomor 4 Paling Tampan

Demi Bangsa, 7 Pahlawan Indonesia Ini Rela Mati Muda dan Gugur di Usia 20-an, Nomor 4 Paling Tampan

Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Refly Permana
Kompas TV
Demi Bangsa, 7 Pahlawan Indonesia Ini Rela Mati Muda dan Gugur di Usia 20-an, Nomor 4 Paling Tampan 

Pahlawan asal Badung, Bali ini, sudah sering kita melihatnya di dompet.

Wajahnya diabadikan dalam cetakan uang nominal Rp 50 ribu.

Selain itu namanya juga terabadikan sebagai bandara di Bali.

I Gusti Ngurah Rai-lah yang memimpin 'Puputan Margarana' di Bali.

Sebuah perlawanan habis-habisan kepada Belanda yang membuat pasukan I Gusti terdesak dan gugur dengan gagah berani (1917-1946).

6. Martha Christina Tiahahu (17 tahun)

Patung pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu di Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Senin (25/6/2012).
Patung pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu di Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Senin (25/6/2012). (KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO)

Usia yang sangat belia untuk wafat di medan pertempuran.

Putri dari Kapitan Pattimura ini terkenal sebagai gadis berkonsekuensi tinggi berjuang di samping ayahnya (1800-1818).

Saat akan melepaskan Pattimura yang dihukum mati, Martha justru ditangkap kompeni dan dibuang ke Pulau Jawa hingga menemui ajalnya, 2 hari sebelum ulang tahunnya yang ke-18.

7. Slamet Riyadi (22 tahun)

Wikimedia
Wikimedia ()

Banyak kisah heroik yang muncul dari sosok Letnan Kolonel Ignatius Slamet Riyadi asal Solo.

Mulai masa perjuangannya di Jawa Tengah hingga pemberontakannya di Maluku (1927-1950).

Dikenal sangat licin dan sudah ditangkap Belanda, Slamet Riyadi terpaksa roboh saat sebuah peluru dari sniper menembus perutnya saat Gerakan Operasi Militer di Maluku.

Itulah kisah berani mati 7 pahlawan di atas yang nggak urusan dengan umur mereka, yang penting Indonesia merdeka.

Bercermin dari cerita-cerita mereka, hal positif apa yang sudah kamu lakukan untuk keberlangsungan negara ini?

Di usia negara yang telah 72 tahun ini, semoga perayaan kemerdekaan yang ada dapat diresapi dan dimaknai dengan tepat.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved