Demi Bangsa, 7 Pahlawan Indonesia Ini Rela Mati Muda, Nomor 4 Paling Tampan

Demi Bangsa, 7 Pahlawan Indonesia Ini Rela Mati Muda dan Gugur di Usia 20-an, Nomor 4 Paling Tampan

Demi Bangsa, 7 Pahlawan Indonesia Ini Rela Mati Muda, Nomor 4 Paling Tampan
Kompas TV
Demi Bangsa, 7 Pahlawan Indonesia Ini Rela Mati Muda dan Gugur di Usia 20-an, Nomor 4 Paling Tampan 

Mongisidi lalu dididik sebagai guru Bahasa Jepang pada sebuah sekolah diTomohon. Setelah studinya, dia mengajar Bahasa Jepang di Liwutung, Minahasa, dan Luwuk, Sulawesi Tengah, sebelum ke Makassar,Sulawesi Selatan.

2. Kartini

Wordpress
freewaremini ()

Wanita inilah sang pendobrak dan pejuang kesetaraan gender (1879-1904)

Buku 'Habislah Gelap Terbitlah Terang' karyanya hingga kini telah melegenda.

Perjuangannya mencerdaskan wanita Jawa kala itu harus terhenti di umur 25 tahun karena sakit preeklampsia seusai melahirkan anaknya.

Raden Adjeng Kartini berasal dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa.

Ia merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, seorang patih yang diangkat menjadi bupati Jepara segera setelah Kartini lahir.

Kartini adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama.

Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI. Garis keturunan Bupati Sosroningrat bahkan dapat ditilik kembali ke istana Kerajaan Majapahit.

Halaman
1234
Penulis: Rizka Pratiwi Utami
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved