Sudah Diprediksi BMKG, Angin Puting Beliung Rusak Atap Perkantoran

Angin kencang puting beliung tiba-tiba terjadi di Kabupaten Musirawas jelang waktu maghrib, merusak atap perkantoran dan atap Masjid Agung Darussalam

Sudah Diprediksi BMKG, Angin Puting Beliung Rusak Atap Perkantoran
SRIPOKU.COM/Ahmad Farozi
MERUSAK -- Angin kencang yang terjadi Rabu (6/11) sekitar pukul 17.30 merusak sebagian atap Mesjid Agung Darussalam yang terletak dikawasan Agropolitan Centre Kecamatan Muarabeliti. Selain merusak atap mesjid, angin kencang juga merusak sebagian atap beberapa gedung di perkantoran Pemkab Musirawas. 

Angin kencang puting beliung tiba-tiba terjadi di Kabupaten Musirawas jelang waktu maghrib, merusak atap perkantoran dan atap Masjid Agung Darussalam yang berada di kawasan Agropolitan Centre Muarabeliti.

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Angin kencang puting beliung tiba-tiba terjadi di Kabupaten Musirawas jelang waktu maghrib, sekitar pukul 17.20, Rabu (6/11/2019). Akibat kejadian yang hanya berlangsung beberapa menit itu, merusak atap perkantoran dan atap Masjid Agung Darussalam yang berada di kawasan Agropolitan Centre Muarabeliti. Akibat kejadaian ini, aktifitas perkantorang terganggu dan perlu dilakukan perbaikan.

Pantauan Sripo, Kamis (7/11), sebagian atap di bawah kubah mesjid agung terkelupas diterjang angin kencang. Bahkan saking kencangnya terjangan angin, rangka baja di bagian bawah atap mesjid tampak banyak yang melengkung dan sebagian terlepas dari ikatannya.

Video: Angin Puting Beliung Disertai Hujan Es di Kabupaten OKU Selatan Sumatera Selatan

Belasan Rumah Warga di Kabupaten OKU Selatan Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung

Selain atap mesjid, angin kencang juga merusak atap gedung auditorium dan atap gedung bagian belakang kantor Disperindag yang terletak di komplek perkantoran Pemkab Musirawas di Muarabeliti.Beberapa saksi mata dan warga sekitar, sempat ketakutan dengan kencangnya dan deru suara angin.

"Angin kencang merusak sebagian atap masjid, atap auditorium, atap belakang kantor Disperindag. Untuk kerusakan akibat angin kencang ini, akan segera dilakukan perbaikan," kata Kepala Dinas PU CKTRP Kabupaten Musirawas, H Ristanto Wahyudi.

Selain merusak atap Masjid Agung dan atap perkantoran, angin kencang juga merobohkan tiang listrik dan pepohonan di wilayah setempat. Chandra (38), warga Perumahan Griya Silampari Indah Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti kepada Sripo menuturkan, terjangan angin yang terjadi pukul 17.30 tersebut cukup kencang. Angin berputar dengan suara bergemuruh merusak atap beberapa rumah didekat tempat tinggalnya. "Anginnya kencang sekali berputar-putar. Sebagian atap rumah warga disekitar kami ini ada yang melayang terbawa angin, atapnya saja yang melayang. Ada juga tiang listrik di jalan poros yang roboh dan pohon yang tumbang akibat diterjang angin ini. Kalau korban jiwa tidak ada," kata Chandra.

Terkait perkembangan iklim, BMKG terus memberikan informasi kondisi cuaca. Catatan sripo, setidaknya ada empat laporang update yang disampaikan BMKG melalui BPBD Sumsel. Misalnya, peringatan dini Cuaca Sumsel, Rabu (6/11/2010) pukul 18.30, dinformasikan sebagian Sumsel masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang sesaat pukul 19.00 di wilayah Muaraenim (Tanjung Agung, Lawangkidul), OKU (Semidangaji), OKI (Lempuing, Mesuji Makmur), OKU Timur (Belitang, Belitang Tiga, Belitang Dua, Belitang Madya) dan sekitarnya. Dan dapat Meluas ke wilayah Lahat, Ogan Ilir, Pagaralam dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 21.00. Namun satu jam seblumnya, pukul 17.15, angin kencang terjadi Musirawas (Muarabeliti, Tugumulyo,Sumber Harta, Selangit, SukuTengahlakitan Uluterawas), Muaraenim (Semendedarat Laut), Musirawas Utara (Karangjaya, Karangdapo), OKU (Baturaja, Pengandonan, Muarajaya, Semidang Aji, SosohbuayRayap), Lubuklinggau dan sekitarnya. Dan Dapat Meluas ke wilayah Lahat, OKU Timur dan Muaraenim bagian Tengah. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 20.00.

Selanjutnya, 22.40, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang sesaat di wilayah Ogan Ilir (Lubuk Keliat, Payaraman), Prabumulih (Prabumulih Selatan, Prabumulih Barat, Prabumulih Utara), Banyuasin (Betung, Suak Tapeh, Pulau Rimau, Tanjung Lago, Tungkal Ilir, Banyuasin I), Musi Banyuasin (Babat Supat, Sungai Lilin, Lalan) dan sekitarnya. Dan dapat meluas ke wilayah Muara Enim, PALI, Palembang dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga tanggal 07 November pukul 01.00. (sin)

Like Facebook Sriwijaya Post Ya...

Penulis: muhammad husin
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved