Human Interest Story

Sisi Lain Kehidupan Ketua DPRD OKU, Awalnya Mau Terjun ke Bisnis

Niat awalnya ingin mengembangkan bisnis karet di kampung halamannya setelah beberapa usahanya di Jakarta berjalan baik.

Sisi Lain Kehidupan Ketua DPRD OKU, Awalnya Mau Terjun ke Bisnis
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Ketua DPRD OKU H Marjito Bachri ST saat dilantik menjadi Ketua DPRD OKU. 

KEBERUNTUNGAN yang diraih Ketua DPRD OKU Marjito Bachri ST mendulang dua sukses besar, yang patut disyuukuri. Setelah sukses dibidang bisnis, lalu kariernya di dunia politik juga meroket dengan terpilihnya menjadi Ketua DPRD OKU masa jabatan tahun 2019-2024. Sambil Menyelam Minum Air, pepatah lama ini pantas ditujukan kepada pria kelahiran Baturaja 15 Februari 1967.

Niat awalnya ingin mengembangkan bisnis karet di kampung halamannya setelah beberapa usahanya di Jakarta berjalan baik. Marjito melirik potensi bisnis karet di OKU masih terbuka luas, kebetulan juga Marjito punya kolega direktur PT Bridgestone Tire Indonesia (Perusahaan Ban dari karet terkemuka dunia). Hasil ngobrol-ngobrol dengan koleganya ini, lalu Marjito tertarik mengembangkan industri karet dengan membuka pabrik karet crumb rubber.

Demi mendukung usaha pabrik karet yang akan dirintisnya , lulusan teknik civil Universitas Krisna Dwipayana Jakarta tahun 1991 ini rela belajar tentang produksi karet, mulai dari magang dipabrik karet sampai studi ke Malaysia tentang karet. Marjito yang memiliki latar belakang pendidikan di teknik civil sangat menguasai tentang mekanika tanah, teknik pondasi , sistim penururan UPR tanah.

”Intinya keahliannya saya tentang basis usaha untuk mensuport pekerjaan-pekerjaan besar untuk gedung terutama bangunan yang di bawah permukaan air tanah," kata Marjito .

Ia mencontohnya seperti basemant, PLTU dan semua bangunan under turcture. Beberapa usaha seperti jasa kontrusksi, restoran, perbengkean di Jakarta sudah berjaan dengan baik, suami Fitriana ini lalu ingin mengembangkan usahanya dengan melirik potensi industri karet. Tahun 2013 awal Marjito bertolak ke Baturaja, tepatnya pulang ke kampung halaman dengan niat awal ingin menjadi pengusaha di bidang pengolahan karet dan menjadi owner Pabrik Crumb Rubber Gunung Meraksa Wall di Kabupaten OKU. Seiring berjalannnya waktu, banyak keluarga, tetangga dan sahabat menyarankan agar bergabung ke partai. Dengan pertimbangan bila berkempatan menjadi anggota legislatif, maka diharapkan dapat berperan lebih luas dalam membantu pembangunan di daerahnya. Akhirnya pengusaha di bidang kontruksi ini terjun ke dunia politik dengan bergabung di Partai Gerindra. Ternyata keberuntungan berpihak kepada putra asal Desa Lontar Kecamatan Muarajaya Kabupaten OKU ini, begitu terjun ke dunia politik langsung terpilih menjadi anggota dewan priode 2014-2019.

Keberkahan dirasakan pria yang aktif di organisasi Muhamadiyah ini dengan menjadi anggota legsilatif, kiprahnya dapat dirasakan masyarakat luas. Selanjutnya H Marjito maju pada pemilihan legislatif berikutnya. Keberuntungan kembali menghampiri ayah tiga anak (Ghozi Akbar , Ghalib Akbar, Muhammad Nazir Akbar). Marjito terpilih kembalimenjadi anggota dewan, priode ini4 kader Gerindra duduk dikursi legislatif. Kerja keras bersama ini mengantarkan H Marjito Bachri ST menjadi Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Priode 2019-2024.

Soal visi kepemimpinnaya sebagai Ketua DPRD , Marjito engatakan siap menjadi mitra pemerintah membangun OKU dari desa. Karena 80 persen penduduk tinggal dipedasaan maka desa harus dibangun agar perekonomiannya kuat. Dengan perekonomian yang kuat rakyat bisa bangkit,kesulitan adalah dana, maka pemerintah harus menggelontorkan dan untuk membangun pedesaan.

Saat ditanya tentang Visi dan misinya, putera bungsu dari 10 bersaudara anak pasangan Bachri (ayah)dan ibu Zahroh (ibu) ini menegaskan untuk memajukan suatu daerah maka harus diawali dari desa. Visi dan misinya memulai pembangunan dari desa- desa. Pemerintahan (legiatif dan eksekutif) harus konsen membangun pedesaan dengan menggelontorkan danayang besar untuk pembangunan pedesaan maka kota juga akan maju. Ketua DPRD OKU mencontohkan,orang desa mau belanja kebutuhan ke kota, tadinya hanya ingin bei spareparte motor. Tapi apabilapetaninya sejahterah maka dia akan membelanjakan uangnya kekota tidak hanya kebutuhan mendesak saja tapi belanja kuliner, fashions bahkan menontotn film di biosop sehingga uang dari petani bisa dinikmati juga oleh masyarakat perkotaan khususnya pedagang dan pebisnis lainnya. (leni juwita)

Penulis: Leni Juwita
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved