Cuaca Panas Picu Heat Stroke

Saat terserang heat stroke, tubuh seseorang tidak lagi mampu untuk mendinginkan suhunya secara otomatis.

Cuaca Panas Picu Heat Stroke
ISTIMEWA
Istimewa 

PALI, SRIPO -- Warga Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengeluhkan cuaca panas terik yang dirasakan, Kamis (7/11/2019). Pantauan dari aplikasi smartphone, suhu panas di kota Pendopo Talang Ubi mencapai 36 derajat celsius.

Panas terik ini berbahaya bagi kesehatan, sehingga bisa memicu sakit heat stroke atau panas berlebihan.

"Panas hari ini lain dengan sebelumnya, kali ini sangat terik dan kulit terasa terbakar apabila berada di luar rumah," kata Wahari, salah satu warga Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, Kamis (7/11/2019).

Panas yang cukup menyengat juga diutarakan Pidin warga asal Desa Raja Kecamatan Tanah Abang yang tengah berada di Kota Pendopo.

Saat ia hendak pulang menggunakan sepeda motor, ia merasa kulit terasa terbakar meski pakai helm dan jaket.

"Terpaksa saya harus berteduh karena panasnya kali ini berlebihan," ujarnya.

Menyikapi suhu panas di Kabupaten PALI, Direktur RSUD PALI, dr Titi Fitri menuturkan, cuaca panas bisa menyebabkan dehidrasi, sakit kepala, iritasi kulit akibat kulit kering.

"Bisa menyebabkan stress karena suasana panas bisa membuat kecemasan," jelas dr Fitri.

Jika panas sudah melebihi 40'C bisa menyebabkan Heat stroke, tubuh mengalami peningkatan suhu secara drastis.

Heat Stroke atau sengatan panas, jelas dr Fitri, merupakan kondisi emergensi atau gawat darurat, dan bentuk paling serius dari serangan panas. Heat Stroke dapat menyebabkan kerusakan pada organ penting seperti organ dalam dan otak. Heat stroke juga dapat menyebabkan kematian.

Saat terserang heat stroke, tubuh seseorang tidak lagi mampu untuk mendinginkan suhunya secara otomatis. Suhu tubuh dapat meningkat drastis dalam waktu yang sangat singkat, sehingga kulit terasa hangat dan kering, serta tidak mampu berkeringat.

Heat stroke biasanya menyerang orang paruh baya di atas 50 tahun. Namun biasanya juga menyerang atlet olahraga muda.

"Sebenarnya suhu panas 36'C masih normal, namun tubuh bisa kehilangan konsentrasi. Dari itu kenali gejalanya sebelum sakitnya bertambah parah," katanya.

"Pencegahannya bisa dengan banyak minum air putih sedikitny 8 liter per hari dan asuan nutrisi yang baik," jelasnya. (SP/cr2)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved