Berita Palembang

Pusing Mikir Biaya Sekolah Anak, Tukang Ojek di Kertapati Palembang Ini Nekat Mengambil Laptop Guru

Tukang ojek ini ditangkap anggota Unit Ranmor Polresta Palembang karena mencuri kaptop guru di Sekolah Dasar Islam Terpadu di Kertapati.

Pusing Mikir Biaya Sekolah Anak, Tukang Ojek di Kertapati Palembang Ini Nekat Mengambil Laptop Guru
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Iwan saat diamankan di Unit Ranmor Polresta Palembang karena mencuri laptop 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Iwan  (45) warga Kecamatan Kertapati Palembang harus berurusan dengan pihak berwajib.

Tukang ojek ini ditangkap anggota Unit Ranmor Polresta Palembang karena mencuri kaptop guru di  Sekolah Dasar Islam Terpadu atau SDIT Zain Al Muttaqin di Jalan Mataram, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Senin (28/10) sekitar pukul 08.00

Pelaku diamankan di rumahnya, Selasa (5/11) sekitar pukul 21.00, oleh unit Ranmor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang dan langsung dibawa ke Polresta Palembang untuk dimintai keterangannya terkait aksi nekatnya tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Ranmor, Iptu Novel Siswandi Kurniawan mengatakan, pelaku ditangkap atas laporan korban Anggrayani Putri Lampura (32) pada 3 November 2019 lalu.

Dimana korban kehilangan tas yang berisikan laptop merk acer V5-132, Senin (28/10) sekitar pukul 08.00 WIB.

Perampok Sekap Security dan Karyawan Pengadilan Agama Muaraenim, Ambil Uang dalam Brankas

Demi Cinta, Perempuan 19 Tahun di Palembang Ini Curi Emas Milik Seorang Dokter Atas Suruhan Pacar

Gubernur Sumsel Herman Deru Lelang 17 Kursi Jabatan OPD di Sumsel, Berikut Rincian dan Syaratnya

Korban meninggalkan tasnya tersebut di ruang kelas dan mengikuti upacara bendera di halaman.

Kemudian datang pelaku mengantar anaknya dan melihat tas berisi laptop milik korban tanpa basa-basi lagi pelaku langsung membawa kabur tas tersebut.

Melihat tasnya tidak ada lagi korban pun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk membuat laporan.

"Atas dasar laporan korban pada 3 November 2019 lalu, kita melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku sedang berada di rumahnya. Kemudian kita giring ke Polresta Palembang," katanya. 

Sedangkan, Pelaku Iwan mengakui perbuatannya telah melakukan aksi pencurian dengan mengambil tas yang berisikan laptop milik korban yang pada saat itu mengikuti upacara di halaman sekolah.

"Saya nekat melakukan pencurian ini untuk biaya sekolah anak, pasalnya uang hasil ngojek hanya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari saja. Apalagi belakang ini saya pusing lantaran hasil mengojek menurun hingga melihat laptop korban dan saya nekat melakukan aksi tersebut," tutupnya. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved