Human Interest Story

Octa Sumbang 2 Emas

Octarizal tak bisa menutupi kegembiraannya atas keberhasilannya mempersembahkan dua medali emas selama dua hari terakhir.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Soegeng Haryadi

PALEMBANG, SRIPO -- Perenang Sumatera Selatan Octarizal Fikri, berhasil menyumbang medali emas nomor 100 meter gaya bebas putra, pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X di Kolam Renang Rafflesia, Bengkulu, Selasa (5/11/2019).

Ini menjadi medali emas kedua yang ia dapatkan, setelah satu hari sebelumnya berhasil menjadi yang tercepat di nomor 50 meter gaya bebas putra.

Octarizal tak bisa menutupi kegembiraannya atas keberhasilannya mempersembahkan dua medali emas selama dua hari terakhir.

Seperti diketahui, M Octarizal Fikri turun di nomor 100 meter gaya bebas putra di ajang Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumatera yang digelar di Kolam Renang Raflesia Bengkulu, Selasa (5/11/2019).

Ia finish di urutan pertama mengalahkan M Alhamdi (Riau) yang duduk di peringkat ke-2 dan peringkat ke-3 diraih oleh Muhammad Dimas Sudarmanto dari Jambi.

Tak hanya medali emas, Octa pula meraih medali perunggu di nomor 50 M gaya punggung.

Sebelumnya, Octa sudah mengantongi 1 medali emas di nomor 50 meter gaya bebas dan perak di nomor 200 meter gaya bebas putra. Total medali yang didapatkan Octa 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Ini merupakan medali terbanyak sementara kontingen Sumsel di Porwil yang digelar sejak 2-9 November.

“Ini sesuai dengan target saya,” kata Octa usai pengalungan medali.

Pria asal Palembang ini mengatakan bahwa, pada perhelatan ini dirinya ikut di 7 nomor. Lima nomor sudah diikutinya, tinggal menyisakan dua nomor lagi di estafet.

Mendapatkan medali terbanyak sementara di Porwil X ini,!Octa mengungkapkan bahwa dirinya mempersiapkan ini cukup singkat, ditambah lagi Pelatda yang hanya digelar selama empat hari. “Jadi latihannya latihan sendiri,” ujarnya.

Sudah kantongi 4 medali sementara ini, tentu banyak bonus yang akan didapatkan oleh Octa. Ia mengatakan akan menggunakan bonusnya untuk keperluannya pribadi dan pendidikannya.

“Saya akan gunakan untuk beli vitamin, biaya kuliah dan keperluan lainnya,” ujar mahasiswa jurusan elektro di Politeknik Unsri ini.

Ia pun membeberkan rahasia dibalik kesuksesannya tersebut.“Rahasianya latihan, berdoa, minta restu orangtua,” ungkapnya.

Pria 21 tahun ini menargetkan, dirinya dapat berbicara di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

“Pengennya jadi juara PON karena saya belum pernah turun karena PON kemarin (2016) katanya kuota Sumsel tidak ada, jadi renang tidak kirim,”

“Kalau PON nanti pengennya renang kirim,” ujarnya. (fiz/wet/TS)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved