Jokowi Minta Prabowo Bangun Pangkalan Militer Canggih di Penajam, Dilengkapi 7 Sistem Pertahanan

Jokowi Minta Prabowo Bangun Pangkalan Militer Canggih di Penajam, Dilengkapi 7 Sistem Pertahanan dengan teknologi super canggih.

Tayang:
Editor: Hendra Kusuma
Istimewa
Jokowi Minta Prabowo Bangun Pangkalan Militer Canggih di Penajam, Dilengkapi 7 Sistem Pertahanan 

Baru-Baru ini Presiden Jokowi sudah menyampaikan permintaannya kepada Prabowo Subianto, terutama soal kebijakan pengadaan alat-alat memanfaatkan belanja di bidang pertahanan untuk memacu industrialisasi industri-industri strategis di dalam negeri.

Sebab, Jokowi meminta agar Prabowo lebih mengutamakan dan mengurangi impor,

Jokowi seperti dilansir dari kompas.com meminta, agar anggaran harus dimanfaatkan dengan tepat untuk pengembangan industri strategis dari hulu sampai hilir, terutama menyangkut pertahanan.

"Sedapat mungkin jangan sampai kita impor semuanya, tetapi anggaran yang ada harus dimanfaatkan untuk pengembangan industri strategis dari hulu sampai ke hilir," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Jokowi juga ingin agar Menhan Prabowo belanja pertahanan bisa memenuhi minimum essential force atau kebutuhan pokok minimum yang sudah ditargetkan.

Jokowi juga meminta Prabowo untuk memperkuat kerja sama Kemenhan dengan BUMN hingga swasta.

"Kerja sama dengan BUMN, kerja sama dengan swasta terus dilakukan, bahkan kita ingin agar produk-produk (pertahanan) yang ada itu bisa kita ekspor," kata dia.

Sementara itu, ditemui wartawan seusai rapat, Prabowo menyatakan belum ada arahan spesifik yang diberikan kepadanya.

Menurut dia, rapat tadi lebih membahas garis besar kebijakan di bidang Polhukam, tak spesifik soal pertahanan. B.

Kendati demikian, Prabowo mengaku akan segera melakukan inventarisasi masalah sehingga kebijakan di bidang pertahanan tepat sasaran.

"Kita masih dalam taraf katakanlah belanja masalah, inventarisasi masalah. Saya kumpulin data bersama wamen, kita kumpulkan sehingga nanti langkah-langkah dan kebijakan-kebijakan kita ini tepat. Saya kira itu. Berilah waktu beberapa saat," kata dia.(Kompas/Tribunnews/Sripoku.com)

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved