Siapkan Layanan Bedah Jantung-Pasang Ring

Bahkan, saat ini rumah sakit milik Pemprov Sumsel itu sedang mempersiapkan pelayanan bedah jantung dan pasang ring.

Siapkan Layanan Bedah Jantung-Pasang Ring
ISTIMEWA
Serangan jantung 

PALEMBANG, SRIPO -- Sejak beroperasional pertengahan tahun lalu, RSUD Siti Fatimah di Jalan Kolonel H Burlian, Km-6 Palembang, terus meningkatkan pelayanan terhadap pasien, baik yang berasal dari Kota Palembang maupun luar Palembang. Rumah sakit tipe B ini direncanakan tahun depan akan menambah jumlah bed untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bahkan, saat ini rumah sakit milik Pemprov Sumsel itu sedang mempersiapkan pelayanan bedah jantung dan pasang ring. Sehingga pasien yang menderita penyakit jantung dapat dilayani di rumah sakit tersebut. Plt Direktur RSUD Siti Fatimah, Asep Zainudin mengatakan saat ini dari total 10 lantai gedung RSUD Siti Fatimah, pihaknya baru mengoperasionalkan sampai lantai lima saja. "Ya, tahun depan akan kita tambah bed lagi dengan menambah lantai untuk dibuka untuk umum," jelasnya, Minggu (3/11).

Ia mengatakan akan bertahap melakukan penambahan dan membuka lantai untuk digunakan sambil menunggu peralatan yang lebih lengkap. "Insya Allah tahun depan kita buka sampai lantai 7 dulu, sembari bertahap sampai akhirnya bisa digunakan semua," bebernya.

Saat ini, RSUD Siti Fatimah mempunyai 248 bed dan bakal ditambah menjadi 400 bed ditahun depan. "Sambil kita promosi kita juga akan sambil menambah fasilitas yang kita miliki ini," tegasnya.

Kata Asep, pelayanan RSUD Siti Fatimah sudah melayani rawat inap, jalan, IGD kebidanan, jantung, spesialis syaraf, kulit dan kelamin, THT, anak , medical check up dan masih banyak lagi.

"Untuk jumlah dokter pun kita sudah banyak sekitar 40 sampai 50 dokter mulai dari umum , spesialis dan konsultan," tambahnya.

Sedangkan jumlah karyawan yakni sudah mencapai 300an lebih karyawan. Ia juga mengatakan tahun depan, RSUD Siti Fatimah akan meningkatkan pelayanan dengan mengembangkan pelayanan operasi bedah jantung , pasang ring dan CT Scan.

"Alat sudah ada dan ini akan kita matangkan lagi untuk sumber daya manusia (SD), sarana dan prasarana di tahun depan," pungkas dia.

Sementara sejumlah warga mengharapkan rumah sakit tersebut segera melengkapi peralatan dan tenaga medis, sehingga warga punya alternatif untuk berobat. Karena selama ini rujukan utama selalau ke RSMH, akibatnya rumah sakit tersebut kesulitan melayani pasien yang membludak.

"Saya harap pelayanan di RS Pemprov ini sama dengan RSMH atau rumah sakit swasta yang sudah mapan," ujar Ardi, warga Km-5. (ts-rie)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved