Human Interest Story

Persiapan Ikut Sea Games Manila, Kaesang Main Games 8 Jam Sehari

Kaesang mengaku, ia terjun ke dunia e-Sport karena untuk menghindari meeting. Dengan gaya santainya, Kaesang mengungkap alasan tersebut.

Persiapan Ikut Sea Games Manila, Kaesang Main Games 8 Jam Sehari
Instagram
Kaesang dan Felicia telah lama berpacaran, kedua keluarga telah saling mengenal 

JAKARTA, SRIPO -- Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep melakukan persiapan untuk ajang MPL Season 5 di SEA Games 2019 di Manila, Filipina. Pemilik usaha Sang Pisang ini tergabung sebagai anggota ke-10 Pro Player Genflix Aerowolf divisi tim Mobile Legends: Bang Bang pada Agustus 2019 lalu.

Persiapan yang dilakukan Kaesang adalah bermain games. Bahkan ia bermain games selama 8 jam sehari. “Main delapan jam, sisanya tidur,” ungkap Kaesang lalu tersenyum saat ditemui di acara Senyawa +, di M Bloc Space, Melawai, Jakarta Selatan, Minggu(3/11).

Kaesang mengaku, ia terjun ke dunia e-Sport karena untuk menghindari meeting. Dengan gaya santainya, Kaesang mengungkap alasan tersebut.

“Kenapa (jadi sports player)? Waktu itu mabuk,” jawab Kaesang dengan canda kemudian mengungkap alasan yang sebenarnya. “e-Sport salah satu cara saya hindari meeting. Jadi kalau ‘mas mau meeting’, (dijawab) saya mau latihan,” kata Kaesang.

Kaesang mengatakan, bermain games sebenarnya bukan hobi. Bergabungnya Kaesang dengan tim e-Sport sendiri menjadi cara untuk lebih mengenal dunia yang sedang digandrungi anak muda sekaligus bisa investasi.

“Secara industri bisnis bagus banget e-Sports ini. Just no limits, dari bawah sampai punya Ferrari. Saya tiga tahun usaha gini-gini saja,” kata Kaesang yang juga ikut berinvestasi di e-Sport dengan membawa brand Ternakopi.

Sang Pisang
Sementara itu saat ditanya soal pihak yang meniru logo bisnis kulinernya, Kaesang Pangarep tak akan menempuh jalur hukum. Kaesang sebelumnya telah menegur penjiplak logo bisnis pisang nugget miliknya, Sang Pisang, melalui Twitter pada 29 Oktober 2019 lalu.

Kaesang tak akan melaporkan pihak tersebut, yang diketahui pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bernama Wati. “Saya bilangin saja, supaya (logo yang menjiplak) jangan dipakai berjualan. Kalau saya, saya nggak bakal dan nggak akan ngelaporin,” kata Kaesang.

Ia mengingatkan kepada pihak tersebut, agar jangan menggunakan logo serupa dengan Sang Pisang untuk berbisnis. Logo tersebut dilindungi hak cipta atas nama Kaesang Pangarep.

Kaesang ingin tetap mendukung UMKM di tanah air. Sehingga, teguran menurutnya cukup untuk menanggapi hal itu. “Enggak, buat apa (melaporkan penjiplak logo), kita mengedukasi UMKM. Supaya nggak asal ambil hak, supaya nggak asal ambil hak cipta orang,” katanya.

Pihak Kaesang pun telah menghubungi langsung pemilik logo. Setelah dihubungi, pihak Wati tak lagi menggunakan logo tersebut. “Kebetulan responnya bagus dan langsung di takedown,” katanya.

Diketahui sebuah akun di twitter bernama @askmenfess mengunggah bukti tangkapan layar dari bisnis pisang nugget milik seorang bernama Wati. Dalam foto tersebut memperlihatkan Wati sedang mempromosikan bisnis pisang nugget miliknya, ke grup facebook bernama ‘Lapak Jualan Beli Belitong’.

Dilihat dari unggahan pada (28/10/2019) lalu, bisnis pisang nugget milik Wati tersebut berasal dari Belitung Timur dan dinamai Banana Crispy. Logo pada usaha pisang nugget Wati pun mirip dengan logo Sang Pisang. Menanggapi unggahan itu, Kaesang sebelumnya sempat mengisyaratkan ia akan meminta bantuan hukum. “Loyer (lawyer) mana loyer,” balas Kaesang.

Setelahnya, putra bungsu Jokowi itu kembali menanggapi netizen yang ramai membahas logo yang ditiru. “Saya enggak pernah masalahin orang yang meniru produk kami, gapi bukan brarti boleh meniru logi kami,” tulis @kaesangpangarep. (Tribun Network/han/kps/wly)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved