Human Interest Story

Make Up Lebai Juga Boleh

Tak jarang juga makeup bold menjadi pilihannya untuk dituangkan ke wajah konsumen yang akan di riasnya.

Make Up Lebai Juga Boleh
SRIPO/RAHMALIYAH
Gracetavelina salah satu peserta QL Cosmetic Makeup Competition 

PROFESI sebagai Make Up Artis (MUA) kini menjadi magnet bagi para wanita millenial. Seperti di Kota Palembang saja, jumlah MUA baik dari kelas pemula sampai profesional menjamur lebih dari ratusan jumlahnya. Salah satunya Gracetavelina, yang belakangan juga terjun ke profesi ini dan kini tak sedikit warganet yang meminta jasanya agar tampil cantik dengan look tren makeup kekinian.

Grace menyebutkan, dirinya sehari-hari lebih mengedepankan look party yang flawless natural. Namun, tak jarang juga makeup bold menjadi pilihannya untuk dituangkan ke wajah konsumen yang akan di riasnya.

"Pertama dilihat dari bentuk karakter muka dan pastinya disesuaikan juga mau ke acara apa. Adanya suka look bold, tapi ada yang tidak. Tetapi untuk yang ingin tampil beda dari yang lain, misalnya dia jadi center acara itu make up bold dengan touch yang terlalu lebai bisa jadi pilihan, karena competition QL Cosmetic di atrium PS Mall, Rabu (30/10/2019).

Fokus look makeup bold bisa diterapkan baik pada area mata ataupun juga pilihan warna lipstik yang lebih menantang. "Jenis makeup ini lebih menarik terutama untuk pesta," ujarnya.

Grace mengungkapkan jika dirinya makin hari makin menyukai profesi MUA. Lantaran fleksibel soal waktu dan juga bahkan bisa dilakukan dirumah sembari menjaga anak-anak.

"Bukan karena ikut tren tapi profesi ini salah satu yang waktunya tidak terikat jam kerja. Tentu nyaman juga bisa ikut jaga anak dll," ujarnya.

Tak jarang ia juga berkreasi pada tampilan hairdo, serta aksesoris rambut yang ia ciptakan sendiri untuk model yang dirinya rias. "Seperti hari ini pakai hello crown. Bahannya pakai tali pengikat kabel yang saya rangkai seoerti mahkota kemudian dicat warna gold," ujarnya.

Profesi MUA kini diakuinya sebagai pekerjaan yang menjanjikan jika secara serius ditekuni dan mau terus belajar. "Tidak ada kata pensiun kalau profesi ini. Asalkan mau belajar dan ngikuti tren apa yang lagi hits," tuturnya. (rahmaliyah)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved