Zubaidah Mencemaskan Keselamatan Putrinya

TIGA hari tidak kunjung pulang ke rumah, membuat ibu rumah tangga (IRT) Zubaidah (36) mencemaskan keselamatan putrinya.

Zubaidah Mencemaskan Keselamatan Putrinya
ISTIMEWA
Ilustrasi 

TIGA hari tidak kunjung pulang ke rumah, membuat ibu rumah tangga (IRT) Zubaidah (36) mencemaskan keselamatan putrinya, ZR (12). Menurut Zubaidah, putrinya itu pergi dari rumah pada Minggu 27 Oktober 2019, namun hingga Selasa 29 Oktober belum juga pulang dan tidak ada kabar beritatnya. Zubaidah menduga, anaknya yang masih dibawah umur itu dilarikan oleh pacarnya MA (19).

Kasus ini pun dilaporkan oleh Zubaidah ke Polresta Palembang, Selasa (29/10). "Kejadiannya Minggu (27/10) pukul 11.00, anak saya sempat bilang kepada adiknya Zuria mau pergi keluar dengan pacarnya," kata Zubaidah saat membuat berita acara pemeriksaan (BAP) di Polresta Palembang.

Ketika Zubaidah mencoba menghubungi anaknya melalui telepon untuk menyuruhnya segera pulang karena sudah malam, tapi tidak ada respon dari anaknya. "Saya telepon dia tidak menjawab hanya diam saja. Tapi besoknya handphone anak saya itu sudah tidak aktif lagi, sampai sekarang (Selasa siang,Red)," kata Zubaidah.

Disebutkan, anaknya (ZR) dan sang pacar (MA) sama-sama sekolah di sekolah Filial yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Palembang kosep sekolah Paket C yang digelar selama tiga kali. Saat Zubaidah mendatangi sekolah, anaknya dan sang pacar tidak ada. Sebagai orang tua kata Zubaidah, dia khawatir dengan keselamatan putrinya itu, dan memutuskan melaporkan kasus ini ke kepolisian.

"Nomor HP anak saya tidak aktif, di sekolah tidak ada, makanya saya melapor ke kepolisian. Saya juga membawa foto anak saya dan pacarnya diambil dari FB agar bisa dilacak kepolisian," jelasnya.

Sedangkan sang adik ZR, Zuaria saat dibincangi mengatakan kakaknya itu sempat pamit dan mengaku akan pergi bersama pacarnya. "Dia ngomong ke aku hendak pergi dulu dengan adit, tapi tidak ngomong dengan ibu," kata Zuaria.

Laporannya tercatat (LP) LPB/2402/X/2019/Sumsel/Resta /SPKT dengan kasus melarikan anak dibawah umur.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, karena anak masih dibawah umur meskipun pergi atas keinginannya sendiri, status sang anak masih belum dewasa. Karena itulah terlapor dikenakan kasus Melarikan Anak Dibawah Umur. (diw)

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved