Human Interest Story

Akhirnya Sarwani dan Ali Miliki Rumah Sendiri

Ali yang mendapatkan progam RTLH ia mengungkapkan program RTLH yang di gagas Desa Kramat Jaya merupakan program yang pro terhadap rakyat.

Akhirnya Sarwani dan Ali Miliki Rumah Sendiri
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Sarwani bersama Sekdes Kramat Jaya berfoto bersama di rumah Sarwani yang telah selesai dilakukan bedah rumah dari dana Pendapatan Asli Desa. 

BETAPA bahagianya Sarwani, warga Dusun 2 dan Ali Warga Dusun 6 Desa Keramat Jaya Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ketika rumahnya telah selasai 100 persen direhab. Rumah Sarwani dan Ali tersebut masuk program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PADes) Desa Keramat Jaya atas retribusi pasar dan retribusi buah kelapa sawit

"Alhamdulillah, terima kasih Pak kades dan Pak Camat, rumah saya telah di bedah. Saya juga terima kasih terhadap Pemkab Muba Pak Bupati yang telah peduli terhadap masyarakatnya, apalagi setelah ini saya digratiskan utk operasi Katarak di RSUD sekayu,"ujar Sarwani, ketika dibincangi, Senin (28/10/19).

Hal yang sama diungkapkan, Ali yang mendapatkan progam RTLH ia mengungkapkan program RTLH yang di gagas Desa Kramat Jaya merupakan program yang pro terhadap rakyat.

"Kalau mau bangun rumah sendiri saya tidak ada biaya, adanya program dari Desa Kramat Jaya membantu kami dari masyarakat pra sejahtera," ujarnya.

Kini kedua warga ini bisa hidup layak di rumah yang sederhana, tetapi jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kini Sarwani dan Ali, tidak lagi kehujanan karena atap yang bocor dan kedinginan di saat malam karena dinding rumah sudah rapat.

Sementara, Camat Sungai Keruh, Imron SSos MSi, didampingi Kades Kramat Jaya Irwanto H Beta, mengatakan, program RTLH dari Desa Kramat Jaya yang menggunakan PAD Desa sejak pertengahan bulan September lalu telah selesai 100 persen. Kini Sarwani dan Ali sudah menempati rumah barunya tersebut.

"Alhamdulillah, pembangunan dua rumah telah selesai dibangunkan untuk pak Sarwani dan Ali. Sudah rampung 100 persen, pembangunan sendiri dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh Pem.Desa Kramat Jaya," kata Imron.

Program bedah rumah ini biasa, nah kalau untuk menggunakan PAD Desa merupakan hal yang beda. "PAD Desa Kramat Jaya mempunyai pendapatan cukup besar, setelah dilakukan musyrawah desa disepakati untuk membangunkan rumah. Sumber dana sendiri berasal dari retribusi pasar, kemudian retribusi buah sawit dengan dan perusahaan sekitar," tambahnya.

Dibangunkannya 2 rumah RTLH setelah terkumpulnya PAD Desa 90 juta pada tahun lalu. Pembangunan sendiri akan dibangun sungguh-sungguh sebanyak 2 rumah yang tidak mampu.

"Tidak hanya rumah pak Sarwani dan Ali saja, kita juga telah mendata ada sekitar 20 rumah yang tidak layak huni kedepan akan kita bangunkan. 20 rumah yang di data merupakan masuk kategori sangat tidak mampu, kalau kerja samanya lancar dalam waktu 2 tahun akan dibangunkan," jelasnya. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved