Berita Palembang

Beli Motor Curian, Pemuda Desa Asal OKI Ini Pasrah Dikepung Petugas Unit Pidum Polresta Palembang

Beli Motor Curian, Pemuda Desa Asal OKI Ini Pasrah Dikepung Petugas Unit Pidum Polresta Palembang

Beli Motor Curian, Pemuda Desa Asal OKI Ini Pasrah Dikepung Petugas Unit Pidum Polresta Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Anggota Pidum Pimpinan Kasub Opsnal Pidum, Ipda Andrean saat mengamankan pelaku pembeli motor hasil curian, Minggu (20/10/2019). 

Beli Motor Curian, Pemuda Desa Asal OKI Ini Pasrah Dikepung Petugas Unit Pidum Polresta Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Akibat ulahnya membeli sepeda motor hasil curian, ED (21) warga Pampangan, Kabupaten OKI, harus berurusan dengan pihak berwajib dalam hal ini unit Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang dan langsung dibawa ke Polresta Palembang untuk dimintai keterangannya, Sabtu (19/10) sekitar pukul 23.00,

Kasat ReskrimPolresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kanit Pidum, Iptu Ginting membenarkan kalau anggota yang dipimpin oleh Kasubnit Pidum, Ipda Andrean menangkap penadah atau pembeli kendaraan hasil pencurian yang dilakukan Dadang (DPO).

"Kita menduga Dadang ini melakukan pencurian kendaraan bermotor milik korban Ihsan Fikri (39) warga Jalan Kasnariansyah, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan IT I, Palembang, Senin (14/10) sekitar pukul 19.43 di Kost Ocon yang beralamat di Jalan Macan Kumbang, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan IB I, Palembang," Ungkapnya, Minggu, (20/10/2019).

#MatikanTVSeharian Trending No 1 di Twitter Jelang Pelantikan Jokowi - Maruf, Warganet Ributkan Ini

Link Live Streaming, Prediksi dan Statistik Semen Padang vs Madura United Liga 1 2019 Sore Ini Jam 4

Tim Rugby Indonesia Rayakan Kemenangan di Stadion Dempo Jakabaring Sport City (JSC) Palembang

Motor milik korban ini dipinjam Rian Ardiansyah Idris (25) warga Dusun Labempa Desa Wanio Tomoreng, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Dimana pelapor memarkirkan sepeda motor milik korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kemudian ketika pelapor akan pergi, melihat sepeda motor sudah tidak ada lagi sehingga akibat perkara korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda BeAT Street warna hitam dengan Nopol BG 6569 ABG kerugian ditaksir Rp 8,5 juta dan melapor ke Polresta Palembang

."Atas laporan pelapor inilah anggota kita melakukan penyelidikan dan penyidikan sehingga diketahui bahwa sepeda motor milik korban tersebut dikuasai oleh pelaku di desa Tapus, Kecamatan Pampangan, Kabupaten OKI," katanya.

Lalu unit Pidum berhasil mengamankan pelaku saat sedang mengendarai sepeda motor tersebut.

"Kemudian saat kita kembangkan ke rumah Dadang rekan pelaku ini, namun Dadang telah terlebih dahulu melarikan diri. selanjutnya pelaku dibawa ke Polresta Palembang untuk penyidikan lebih lanjut," katanya lagi.

Aries Susanti Pecahkan Rekor Dunia, Menjadi Atlet Panjat Tebing Tercepat Sedunia, Ini Faktanya!

Kenang Masa SMANTA, Irjen Pol Firli Bahuri Undang Guru dan Teman Sekolahnya ke Rumdis Kapolda Sumsel

Karangan Bunga Kepung Senayan, Jokowi-Maruf diberi Selamat dari Sejumlah Kepala Negara Sahabat

Selain mengamankan pelaku, anggota unit Pidum Polresta Palembang turut mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda BeAT Street warna hitam tanpa Nopol (BG 6569 ABG), satu buah kunci kontak dan satu lembar STNK atas nama Ihsan Fikri. "Kita akan menggali informasi dari pelaku mengenai keberadaan pelaku hingga melakukan penangkapan terhadap pelaku Dadang (DPO)," ungkapnya.

Sedangkan, ED berdalih tidak mengetahui kalau motor yang dibelinya dengan harga Rp 5,750 juta dari Dadang (DPO) merupakan hasil curian yang dilakukannya di Palembang.

"Ya pak saya tidak tahu kalau itu motor curian, soalnya untuk suratnya STNK ada pak sehingga saya tidak berpikir itu curian. Apalagi harganya sangat miring dibandingkan motor bekas," tutupnya.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved