Berita Muaraenim

Warga Lembak Muaraenim Diamankan di Polsek Gelumbang karena Membuka Lahan dengan Cara Dibakar

Gara-gara membuka lahan dengan cara dibakar, Hermin (57) warga Desa Alai, Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim, ditangkap polisi.

Warga Lembak Muaraenim Diamankan di Polsek Gelumbang karena Membuka Lahan dengan Cara Dibakar
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Hermin saat diamankan di Mapolsek Gelumbang Muaraenim karena membuka lahan dengan cara dibakar. 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Gara-gara membuka lahan dengan cara dibakar, Hermin (57) warga Desa Alai Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim, ditangkap di lahan kebunnya Desa Alai, Rabu (16/10).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Kamis (17/10/2019), Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tersebut diketahui sekita pukul 11.30 berawal dari informasi dari masyarakat bahwa ada orang sedang membuka lahan kebun dengan cara membakar.

Mendapatkan informasi dari masyarakat Kapolsek Gelumbang AKP Priyatno memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Nasron Junaidi beserta anggota Reskrim menuju ke lokasi lahan yang terbakar.

Ketika tiba di lokasi anggota Polsek Gelumbang menemukan pelaku yang berada di lahan kebun yang sedang membuka lahan kebun seluas sekita 3/4 Hektar dengan cara sengaja membakar lahan.

Melihat hal tersebut anggota Polsek Gelumbang langsung melakukan penangkapan dan berhasil menemukan barang bukti satu buah korek gas warna Merah yang dipakai oleh pelaku untuk melakukan pembakaran lahan tersebut.

Bank Dunia Buka Lowongan Pekerjaan di Indonesia untuk Menangani Manajemen Risiko Bencana

Bandar Narkoba di PALI Gunakan Anak-anak Sebagai Kurir, Sebulan Kejari Tangani 20 Kasus

Fakta Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Pradiksar, Hasil Visum Bagian Vital, Komandan Minta Maaf

Kemudian anggota Polsek Gelumbang melakukan interogasi dan pelaku mengakui jika ia telah melakukan pembakaran lahan.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Humas Ipda Yarmi, mengatakan bahwa modus pelaku melakukan pembakaran tujuannya untuk membuka dan membersihkan lahan yang rencananya akan ditanam pohon karet.

Karena Karhutla tersebut sifatnya pelanggaran, maka pihaknya langsung mengamankan pelaku dan barang bukti
satu korek api gas warna Merah, Tiga buah batang kayu bekas pembakaran dan satu bilah Parang, untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan Pasal 108 Jo Pasal 69 ayat (1) huruf h UU RI No 32 Tahun 2009 Tentang PPLH dan atau Pasal 108 UU RI No 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dan atau Pasal 187 KUHP.(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved