Bandar Narkoba di PALI Gunakan Anak-anak Sebagai Kurir, Sebulan Kejari Tangani 20 Kasus

Kepala Kejari PALI, Yunitha Arifin mengatakan, dari kasus yang ditangani pihak Kejari, didominasi kasus pencurian, narkoba serta pencabulan

Bandar Narkoba di PALI Gunakan Anak-anak Sebagai Kurir, Sebulan Kejari Tangani 20 Kasus
Istimewa
Kepala Kejari PALI, Yunitha Arifin. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sedikitnya dalam waktu tiap bulannya menangani 20 kasus perkara.

Kepala Kejari PALI, Yunitha Arifin mengatakan, dari kasus yang ditangani pihak Kejari, didominasi kasus pencurian, narkoba serta pencabulan.

"Didominasi pencurian dan narkoba, perbandingannya rata-rata 12 kasus pencurian dan 5 kasus narkoba. Namun yang miris, saat ini kasus narkoba dilakukan anak-anak. Para bandar narkoba sepertinya sengaja menggunakan anak-anak sebagai kurir untuk meringankan jerat hukumnya," ungkap Yunitha saat acara coffe morning dengan awak media, di Aula Kantor Kejari PALI, Kamis (17/10/2019).

Menurut dia, selain kasus pencurian, narkoba dan pencabulan. Kasus korupsi juga ada beberapa yang ditangani pihak Kejari PALI.

Ashanty Ikhlas Hadapi Kematian,Ternyata Istri Anang Hermansyah Takutkan Hal Ini, Arsy Sampai Nangis

Mahasiswa Unitas Tewas Saat Pra Diksar, Orangtua Putuskan Lapor ke Polisi

8 Menteri Ini tak Dipilih Lagi oleh Presiden Jokowi, Sinyal Teguran, Ada yang Sudah Pamit Duluan!

"Ada beberapa kasus yang saat ini sudah naik tahapannya ke penyelidikan. Namun ada juga yang kita serahkan ke Inspektorat apabila ada kerugian negara dibawah Rp 50 juta, untuk ditekankan agar mengembalikan kerugian negara tersebut ke kas negara, juga diberi sanksi disiplin. Karena apabila dinaikan proses hukumnya, tidak sebanding dengan pengeluaran negara," terangnya.

Untuk menekan angka kriminal, baik itu pencurian narkoba dan pencabulan serta tindak korupsi, Yunitha juga memberikan saran kepada masyarakat Bumi Serapat Serasan agar banyak belajar hukum, serta pemerintah harus ekstra dalam mensosialisasikan pencegahannya.

"Silahkan datang ke Kejari, kantor kami terbuka untuk memberikan pelayanan hukum," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Yunitha mengakui bahwa pada 21 Oktober 2019 dirinya bakal pindah tugas ke Kejari Grobokan Jawa Tengah.

Peserta Audisi Indonesian Idol Ini Ditolak Anang Hermansyah 7 Tahun Silam, Kini Lihat Penampilannya!

Masih Ingat dengan Pak Tarno Prok Prok Prok, Begini Nasibnya! Punya Anak dari Pramugari Cantik

Untuk itu, selain berpamitan, Yunitha Arifin juga menitipkan PALI agar awak media yang bertugas di Bumi Serepat Serasan untuk memberitakan informasi yang tidak merugikan PALI.

"Hindari berita yang merugikan PALI, kawal pembangunan yang saat ini tengah gencar dilakukan pemerintah, siapapun pemimpinnya tetap kawal agar kabupaten ini bisa lebih baik lagi. Jadilah putra daerah yang baik, berilah kenyamanan dan keamanan baik warga asli atau pendatang," jelasnya.(cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved