Human Interest Story

Waria Diringkus Polisi Bongkar Rumah dan Curi Motor: Saya Lagi Butuh Uang

Dari tangan pelaku turut diamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty 113 CC warna hitam.

Waria Diringkus Polisi Bongkar Rumah dan Curi Motor: Saya Lagi Butuh Uang
DOK. SRIPOKU.COM
Ilustrasi 

SEORANG waria, Sapriyono (26), warga Jalan Baru RT 05 RW 03 Kelurahan Bukit Tudung Kabupaten PALI, diringkus Tim Gurita Polres Prabumulih, Senin (14/10). Aksinya melakukan pencurian dengan pemberatan diketahui polisi.

Sapriyono diketahui membobol rumah milik Vera Agustusia Wina (26), warga Jalan Madang Blok A No 10 RT 28 RW 09 Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.

Dari tangan pelaku turut diamankan barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty 113 CC warna hitam. Guna kepentingan penyelidikan, pelaku berikut barang bukti diamankan ke Mapolres Prabumulih.

Penangkapan terhadap pelaku bermula dari laporan Vera yang melaporkan sepeda motor miliknya yang berada di dalam rumah dicuri. Diduga pelaku masuk ke rumah dengan cara membongkar rumah yang berlokasi di Jalan Angkatan 45 RT 02 RW 03 Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Mendapat laporan, petugas langsung melakukan penyelidikan sehingga diketahui pelaku adalah seorang waria bernama Sapriyono, warga Kabupaten PALI.

Pada Senin (14/10) petugas kepolisian melancarkan penangkapan setelah mendapat informasi jika pelaku berada di Desa Tapus Kabupaten Muaraenim. Tim Gurita Satreskrim Polres Prabumulih langsung meringkus pelaku dengan bantuan kepolisian setempat.

Di hadapan petugas, pelaku mengakui mencuri motor korban dengan cara masuk rumah secara diam-diam menggunakan alat seperti linggis dan lainnya. "Saya mencuri karena butuh uang, saya lihat rumah kosong makanya saya curi," ujarnya.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIK SH melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman membenarkan penangkapan tersebut. "Pelaku telah kita amankan dan masih dalam proses pemeriksaan, atas perbuatannya pelaku akan kita jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara," tegasnya. (eds-TS)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved