Tak Hanya Penyakit Serius, Peneliti Ungkap: Polusi Udara Juga Sebabkan Rambut Rontok

Paparan polusi udara telah dikaitkan dengan masalah dengan kulit kepala, yang menyebabkan rambut rontok. Para peneliti menemukan alasan mengejutkan,

Tak Hanya Penyakit Serius, Peneliti Ungkap: Polusi Udara Juga Sebabkan Rambut Rontok
SRIPOKU.COM/Bejo
Ilustrasi - Kondisi kabut asap yang terjadi di Kota Palembang, Senin pagi pukul 07.08 WIB (14/10/2019). 

SRIPOKU.COM - Paparan polusi udara telah dikaitkan dengan masalah dengan kulit kepala, yang menyebabkan rambut rontok.

Para peneliti menemukan alasan mengejutkan, mengapa beberapa orang kehilangan rambutnya meskipun dalam kondisi sehat.

Studi baru menunjukkan, polutan udara, yang dikenal sebagai partikel, dapat secara negatif memengaruhi protein penting yang mendukung pertumbuhan rambut.

Bentengi Tubuh dari Paparan Polusi Udara, Begini Caranya

BMKG: Ini Kabut Asap Paling Ekstrim

Polutan ini umumnya berasal dari bahan bakar fosil, batu bara, pertambangan, dan produksi bahan-bahan seperti semen, keramik, dan batu bata.

Materi partikulat adalah campuran partikel padat dan tetesan di udara. Studi sebelumnya menunjukkan, bahwa polusi udara ini dapat berkontribusi pada sejumlah masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, kanker, dan masalah pernapasan.

Untuk studi terbaru, para peneliti mengumpulkan berbagai konsentrasi debu dan partikel diesel. Tim kemudian mengekspos sel-sel dari kulit kepala manusia ke polutan selama 24 jam.

Para peneliti juga memeriksa sel untuk melihat protein spesifik. Mereka menemukan, bahwa partikel debu dan diesel mengurangi kadar β-catenin, protein yang bekerja untuk mendorong pertumbuhan rambut dan morfogenesis – perkembangan organ atau jaringan.

Kualitas udara yang buruk juga memengaruhi tiga protein lain, yang disebut cyclin D1, cyclin E dan CDK2, yang juga mendukung pertumbuhan dan retensi rambut.

Para peneliti menemukan alasan mengejutkan bahwa beberapa orang kehilangan rambutnya meskipun sehat. Paparan polusi udara telah dikaitkan dengan masalah dengan kulit kepala, yang menyebabkan rambut rontok.

Studi baru menunjukkan bahwa polutan udara, yang dikenal sebagai partikel, dapat secara negatif mempengaruhi protein penting yang mendukung pertumbuhan rambut.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved