Kurangi Sampah Plastik, Pegawai Pemprov Sumsel Diimbau Bawa Botol Minum ke Kantor

Kurangi Sampah Plastik, Pegawai Pemprov Sumsel Diimbau Bawa Botol Minum ke Kantor

Kurangi Sampah Plastik, Pegawai Pemprov Sumsel Diimbau Bawa Botol Minum ke Kantor
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Mengurangi keberadaan sampah plastik di lingkungan kerja, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bekerjasama dengan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel mulai menggagas Gerakan Mengurangi Sampah Plastik. Peluncuran gerakan tersebut dilakukan langsung oleh Sekda Provinsi Sumsel H.Nasrun Umar bersama Kepala BKD Provinsi Sumsel, Hj Nora Elisya di halaman kantor Gubernur Sumsel, Jumat (11/10/2019) pagi. 

Kurangi Sampah Plastik, Pegawai Pemprov Sumsel Diimbau Bawa Botol Minum ke Kantor

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mengurangi keberadaan sampah plastik di lingkungan kerja, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bekerjasama dengan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel mulai menggagas Gerakan Mengurangi Sampah Plastik.

Peluncuran gerakan tersebut dilakukan langsung oleh Sekda Provinsi Sumsel H.Nasrun Umar bersama Kepala BKD Provinsi Sumsel, Hj Nora Elisya di halaman kantor Gubernur Sumsel, Jumat (11/10/2019) pagi.

Peluncuran tersebut ditandai dengan Komitmen Bersama sekaligus pembagian secara cuma-cuma ratusan botol air atau tumbler untuk kalangan ASN maupun tenaga honorer Pemprov Sumsel.

Dikatakan Sekda Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar, gerakan ini murni merupakan inisiasi BKD untuk menjadikan Pemprov Sumsel sebagai pelopor gerakan mengurangi sampah plastik di institusi pemeritahan resmi.

Terlebih saat ini keberadaan sampah plastik di beberapa daerah di Indonesia menjadi isu yang begitu hangat di dunia internasional

Mesin Uang Eko Patrio Terkuak, Didaulat Artis Terkaya di DPR RI Senayan, Mulan Jameela Jadi Sorotan!

Penusukan Terhadap Wiranto, Terdengar Bisik-bisik Pengalihan Isu Rusuhnya Perppu KPK

Tragedi Menko Polhukam Wiranto Ditikam Abu Rara Cuma Settingan, Putri Amin Rais Ini Jadi Sorotan!

"Begitu banyak sampah plastik yang dibuang dan ditemukan di tengah laut dan ini akan mengganggu biota dan habitat lingkungan hidup. Apalagi plastik adalah sampai yang sulit terurai," jelasnya.

Oleh karena itu Nasrun menilai inisiasi yang digagas oleh BKD merupakan suatu inisiasi yang sangat positif khususnya dalam rangka menyelamatkan dunia kedepan.

" Kita harus mulai dari yang kecil karena yang kecil inilah kemudian menjadi besar menjadi mengglobal," imbuhnya.

Menurut Nasrun, kewajiban menyelamatkan dunia dari ancaman samoah plastik ini bisa dimulai dari hal kecil. Misalnya membuang sampah dengan sebaik-baiknya usai menggunakan air dalam kemasan plastik. Bahkan lebih baik lagi jika mulai membiasakan diri membawa botol air minum atau tumbler dalam berkegiatan sehari-hari.

Halaman
12
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved