Ratusan Pekerja PT SAP Diberhentikan, Warga Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Muratara

Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa damai di depan kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara)

Ratusan Pekerja PT SAP Diberhentikan, Warga Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati Muratara
tribunsumsel.com/rahmat aizullah
Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa damai di depan kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (9/10/2019). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa damai di depan kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (9/10/2019).

Massa berasal dari empat desa yakni Desa Pauh, Pauh 1, Ketapat Bening dan Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir.

Mereka merupakan buruh harian lepas dan karyawan tetap di perusahaan perkebunan sawit PT Surya Agro Persada (SAP).

Di antara massa juga ada beberapa warga yang merupakan eks pekerja PT SAP yang mengaku telah diberhentikan oleh perusahaan.

Massa menggelar unjuk rasa difasilitasi oleh Serikat Pekerja Pertanian Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPPP-SPSI).

Perwakilan massa, Piter Japar menyatakan, ada dua poin utama yang mereka tuntut dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Mereka meminta bantuan Pemkab Muratara untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi antara pekerja dan PT SAP.

Tuntutan pertama, massa mendesak agar PT SAP segera mengesahkan dan merealisasikn Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara pekerja dan perusahaan.

Perjanjian tersebut sudah disepakati bersama setelah melakukan perundingan di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muratara.

"Sampai sekarang PKB itu belum ditandatangani, jadi belum direalisasikan, makanya kami demonstrasi," tegas Piter.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved