Meski Jembatan Musi IV Sudah Beroperasi, BPJN Masih Punya PR, Tunggu Pemprov Sumsel Bebas Lahan

Kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Jembatan Musi IV diduga tidak terlepas dari belum adanya akses pendekat yang ideal.

SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
Kemacetan makin parah di Jalan KH Azhari dan Jembatan Musi VI Palembang, Sabtu (9/3/2019). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -Kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Jembatan Musi IV diduga tidak terlepas dari belum adanya akses pendekat yang ideal.

Sementara ruas jalan yang ada saat ini tak maksimal untuk menampung kendaraan saat melintas.

Menurut Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V, Kiagus Syaiful Anwar mengatakan, secara konstruksi bangunan jembatan sudah sejak lama diselesaikan.

Video: Jembatan Musi IV Palembang Mulai tak Terawat, Banyak Sampah Plastik dan Ditumbuhi Rumput

VIRAL Video Penampakan di Jembatan Musi IV Palembang, Pengemudi Kaget Saat Lihat Ini dari Dekat

Viral Video Kawanan Begal Beraksi Siang Hari di Jembatan Musi IV Kota Palembang, Terungkap Faktanya

Namun, masih ada pekerjaan rumah yang belum diselesaikan yakni pembangunan akses pendekat jembatan sepanjang 834 Meter ke Jalan A Yani, Palembang.

"Untuk pembebasan lahan kewenangannya ada di Pemprov Sumsel, Kita akan tunggu dari Pemprov seandainya dari 834 meter tahun ini mereka bisa pembebasan lahan 400 meter maka kami siap bangun 400 meter.

Dana pembangunan semua dari APBN," jelasnya, usai ditemui disela acara Closing Pembiayaan Proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Jembatan Musi IV Palembang, Selasa (8/10/2019).

Penundaan Ganti Rugi Terkait Kehati-hatian , Pembebasan Lahan Musi IV Patuhi Prosedur

Jalan Tol Palembang-Lampung Terancam tak Bisa Dilintasi, Warga Blokade Jalan Tuntut Ganti Rugi

Lanjut Kiagus, BBPJN dalam setiap kesempatan baik saat Pra Kontrak, Kontrak dan Musrenbang selalu mengkoordinasikannya pada pemerintah terkait kelanjutan pembangunan akses pendekat.

"Duduk bersama juga sudah, cuma informasi yang kami dapat baru ada sekitar sekitar Rp 100 miliar berapa gitu dari Rp 250 Miliar tapi saya belum lihat DIPAnya.

Diajukan Rp 67 Miliar, Anggaran KPU Ogan Ilir Disetujui Sebesar Rp 50 Miliar, Ini Kata Ketua KPU-nya

Anggaran Pilkada Serentak 2020 Melonjak

Tak Punya Anggaran, Kabupaten Muratara Terancam tak Ikut Porprov Sumsel November 2019 di Prabumulih

Kami baru akan menganggarkan jika sudah ada bukti pembayaran pembebasan lahan. Kita tidak ingin ada jaminan pernyataan sudah dibayar tapi ada buktinya karena tidak bisa lelang fisiknya," tegas Syaiful.

Selain itu, BBPJN juga sudah mengusulkan peningkatan status jalan Slamet Riyadi yang saat ini masih non status menjadi jalan nasional. Pasalnya, untuk akses pendekat jembatan harus statusnya adalah jalan milik negara.

"Total dana APBN pembangunan untuk Musi IV Rp 553 Miliar dengan skema Pembiayaan Proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)," tutupnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved