WAWANCARA EKSKLUSIF: Sosok Demang Lebar Daun, Ternyata Jabatan di Daerah Seluas 1 Kilometer

Sampai sekarang Demang Lebar Daun masih misteri alias belum terungkap secara jelas.

WAWANCARA EKSKLUSIF: Sosok Demang Lebar Daun, Ternyata Jabatan di Daerah Seluas 1 Kilometer
DOK. SRIPOKU.COM
Pengamat Sejarah dan Aademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Kemas Ari Panji. 

TIM ekspedisi Demang Lebar Daun (DLD) mendatangi Desa Muara Telang Jalur 8 Banyuasin beberap hari lalu. Kedatangan tim di kawasan tersebut untuk mengali siapa sosok Demang Lebar Daun, yang namanya dijadikan jalan dari Simpang Polda sampai Simpang SMA Negeri 10 Palembang tersebut. Sebab sampai sekarang Demang Lebar Daun masih misteri alias belum terungkap secara jelas.

Apakah DLD merupakan nama orang, nama jabata, dan dimana makamnya? Berikut wawancara khusus bersama Kemas Ari Panji salah satu tim ekspedisi Demang Lebar Daun sekaligus dosen sejarah UIN Raden Fatah Palembang, Minggu (6/10).

Apa tujuan anda dan tim mendatangi Desa Muara Telang Jalur 8 Banyuasin beberap hari lalu ?
Di desa tersebut ada situs bernama selebar daun. Disana kita akan mengkaji dan menelusuri siapa dan apa Demang Lebar Daun itu ? karena sampai hari ini sosoknya masih misterius alias belum terungkap.

Apa saja yang anda dan tim temukan di situs selebar daun tersebut ?
Di situs selebaran daun terdapat 10 sampai 12 makam. Dari total tersebut ada sekitar empat makam yang sudah dipasang atap di atas makam. Tahun 1976 makam tersebut sudah pernah di pugar oleh TNI AL dan diplang nama makam tersebut ditulis makam Sriwijaya Mangku Bumi Sri Indawarman dan dibawa nama tersebut dituliskan sebagai Demang Lebar Daun. Satu makam lagi merupakan hulu balangnya Tambunan tulang dan dua makam lagi tidak terdata.

Kesimpulan tim dan anda siapa sosok Demang Lebar Daun tersebut?
Selebar daun itu oleh masyarakat setempat diartikan sebagai kawasan tertentu dengan luas satu kilometer persegi. Kesimpulan sementara kami Demang itu sebuah jabatan dan lebar daun merupakan sebuah tempat. Misalnya Adipati Palembang, Adipati merupakan jabatan dan Palembang merupakan lokasi atau kawasan.

Ada hubungannya nama jalan yang ada di Palembang yakni Demang Lebar Daun dengan situs yang anda temui tersebut ?
Masih dalam asumsi sementara kami, kalau di Palembang ada nama Demang lebar daun berati bisa jadi tidak hanya satu orang. Melainkan banyak. Misalanya presiden RI tidak hanya satu orang melainkan berganti ganti.

Apa yang membuat anda dan tim berasumsi bahwa Demang lebar daun merupakan nama jabatan ?
Kalau kita berbicara Demang Lebar Daun di kitab Sulalatus Salatin ada yang menyebutkan Demang Lebar Daun. Kemudian di manuskip manuskip Palembang ada juga yang menyebutkan penamaan Demang Lebar Daun bahwa nama sebuah jabatan dan kawasan. Tapi secara artefak kita tidak menemukan dimana makam makam Demang tersebut.

Cerita apa lagi yang anda temui dari warga setempat mengenai situs selebaran daun ?
Makam Hulu Balang Tambunan Tulang dikeramatkan oleh warga setempat hewan atau apa saja yang melintas di makam tersebut maka akan mati. Diantaranya burung, monyet dan sebagainya kalau melangkahi makam tersebut maka akan mati. Saya temukan beberapa hewan mati disekitar makam tersebut. Dan dipercayai oleh warga setempat kematian hewan hewan tadi karena melintasi dari makam tersebut.

Selain makam kemudian apa saja yang ditemukan di lokasi ?
Warga setempat banyak mengeloksi peninggalan peninggalan keramik di sungai dan saat mengali. Tetapi keramik keramik tersebut sayangnya hanya dikoleksi oleh pribadi masing masing saja, tak ada penelitian dari zaman apa keramik tersebut berasal.

Setelah temuan ini apa harapan tim ekspedisi ini ?
Kami tentunya berharap kepada warga setempat dan pemerintah kabupaten untuk menyelematkan dan menjaga situs situs penting. Serta ada tindak lanjut penelitian supaya situs situs tersebut bisa diungkap dan menjadi warisan kebudayaan. (axl)

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved