Istrianti Tewas Diserang Babi Hutan, Tubuhnya Ditindih dan Dicabik

Petugas Puskesmas langsung melakukan tindakan medis. Tapi sayang korban tidak bisa diselamatkan karena mengalami luka disekujur tubuh.

Istrianti Tewas Diserang Babi Hutan, Tubuhnya Ditindih dan Dicabik
ISTIMEWA
Ilustrasi 

MUSIRAWAS, SRIPO -- Seekor babi hutan tiba-tiba mengamuk dan menggigit Istrianti (40), warga Dusun I, Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musirawas, Kamis (3/10/2019) siang. Kejadian yang terjadi sekira pukul 10.00 WIB itu sontak membuat warga Desa Ciptodadi I pun heboh, istrianti digigit babi hutan saat tengah menyadap karet di kebun miliknya.

Informasi dihimpun dilapangan kejadian bermula saat korban sedang menyadap karet, tiba-tiba dikagetkan oleh serangan babi hutan dari arah belakang.

Ketika digigit korban sempat melakukan perlawanan, tapi usahanya sia-sia, karena korban berada dibawah dan tertindih babi hutan yang begitu besar.

Ketika kejadian korban sempat berteriak meminta pertolongan, kepada keponakannya. Saat keponakannya tiba babi hutan masih terus menyerang dengan mengigit tubuh korban.

Akibatnya sekujur tubuh korban mengalami luka robek dan mengeluarkan banyak darah. Keponakannya pun langsung mengambil kayu dan memukul babi hutan bertubi-tubi. Namun, usahanya sia-sia karena babi hutan dengan ganasnya terus mengigit badan korban. Karena tidak bisa menolong, keponakannya meminta pertolongan keluarga dan warga setempat.

Selanjutnya keluarga dan warga setempat datang kelokasi. Melihat babi hutan masih terus menyerang tanpa pikir panjang keluarga dan warga langsung memukul dan membunuhnya.

Setelah babi mati, barulah tubuh korban terlepas, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Ciptodadi untuk mendapatkan pertolongan medis dengan mengendarai motor.

Tiba di Puskesmas, petugas Puskesmas langsung melakukan tindakan medis. Tapi sayang korban tidak bisa diselamatkan karena mengalami luka disekujur tubuh diduga dan telah mengeluarkan banyak darah. Wahid (26) Petugas Puskesmas Ciptodadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya pasien yang mendapatkan tindakan medis karena digigit babi hutan.

“Memang benar tadi ada pasien digigit babi hutan, tapi nyawanya tidak bisa diselamatkan karena banyak mengalami luka robek," ungkapnya.

Hasil pemeriksaan korban mengalami luka dikedua paha, tangan kanan dan kiri berikut pergelangan tangan mengalami luka robek, telapak kaki serta bibir korban juga luka robek.

“Diduga korban meninggal karena kehabisan darah saat akan dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Muara Beliti," ungkapnya.

Camat Sukakarya, Wawan saat konfirmasi membenarkan bahwa salah satu warganya di Desa Ciptodadi I, meninggal karena digigit babi hutan.

"Iya, memang benar ada warga saya dari Desa Ciptodadi I meninggal diduga digigit babi," katanya. (joy)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved