Datangi Pentas Orgen Tunggal: Pengedar Narkoba Keliaran Masuk Pedesaan, Di Kota Daro Kabupaten OI

Jaringan pengedar narkoba kini masuk dan berkeliaran hingga ke pedesaan di Kabupaten OI. Dimana terdapat keramaian dengan pentas musik OT dipastikan

Datangi Pentas Orgen Tunggal: Pengedar Narkoba Keliaran Masuk Pedesaan, Di Kota Daro Kabupaten OI
SRIPOKU.COM/Resha
NARKOBA - Diduga jaringan pengedar narkoba, Marzuki (kiri) diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh Reserse Narkoba Polres Ogan Ilir, Rabu (02/10/2019). 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Jaringan pengedar narkoba kini masuk dan berkeliaran hingga ke pedesaan di Kabupaten Ogan Ilir. Dimana terdapat keramaian dengan pentas musik Organ Tunggal (OT) dipastikan para pengedar narkoba akan datang.

Seperti yang dilakukan Marzuki (28), dia menghadapi kenyataan pahit setelah aktivitasnya mengedarkan narkoba terendus oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Ogan Ilir, Rabu (02/10/2019).

Lelaki yang tinggal di Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini ditangkap saat sedang berada di sebuah acara Orgen Tunggal di Desa Kota Daro Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir (OI).

4 Pria Pengedar Narkoba Asal Baturaja OKU Ini Pasrah Dikepung Petugas saat Transaksi di OKU Selatan

Pengedar Narkoba di Muba Ini Pasrah Dirazia Petugas Polsek Plakat Tinggi, BB Enam Paket Sabu-sabu

Informasi yang dihimpun, awalnya jajaran Reserse Narkoba Polres Ogan Ilir mendapat laporan dari masyarakat yang mencurigai aktivitas seorang lelaki pendatang diduga pengedar nakoba sedang berada di sebuah pentas Orgen Tunggal di Desa Koda Daro. Informasi ini langsung direspon oleh kepolisian dengan mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan hingga kemudian petugas memantau aktivitas lelaki yang dicurigai itu.

Benar saja lelaki yang kemudian diketahui bernama Marzuki itu terlihat melakukan transaksi narkoba. "Jadi kita langsung melakukan penggeledahan tersangka, dan didapatlah barang bukti 17 butir pili ekstasi," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Imam Tarmudi melalui Kasat Res Narkoba Iptu Fajri Anbiyaa, Rabu (02/10/2019).

Barang bukti 17 butir pil ekstasi itu seberat 8,94 langsung diamankan dengan tersangkanya digelandang ke Polres Ogan Ilir untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan. Tersangka dikenakan Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika. Ancaman hukuman kurungan minimal 5 tahun penjara.

Sementara itu jajaran Polsek Air Sugihan, Polres Ogan Komering Ilir (OKI), membekuk Deken Arifin alias Jo (28) warga Desa Sungai Bungin Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten OKI, Selasa (01/10) malam. Deken yang bekerja sebagai sopir truk itu diduga jaringan pengedar narkoba di wilayah Sungai Baung dan sekitarnya. "Tersangka dibekuk saat berada di sebuah rumah makan di Pasar Jati Dusun Sungai Baung Desa Bukitbatu Kecamatan Air Sugihan OKI," kata Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra melalui Paur Binops Bag Ops Iptu Bambang Pancawala, Rabu (02/10).

Awalnya kata Iptu Bambang, petugas Ipda Widya Bhakti Dira mendapat informasi dari warga bahwa aktivitas pengedar narkoba di Dusun Sungai Baung.

"Kita kemudian mengerahkan Kanit Reskrim beserta anggota untuk melakukan penyelidikan sebelum kemudian mengamankan tersangka Jo. Saat digeledah

dalam lemari samping tempat tidur tersangka ditemukan satu buah timbangan digital dan seperangkat alat hisap sabu atau bong," katanya.

Barang bukti yang diamankan yakni, satu buah dompet warna biru berisi delapan paket narkotika berbentuk kristal putih diduga sabu-sabu, dua buah korek api gas, satu buah sekop plastik, 37 lembar kantong plastik klip bening, uang tunai Rp100 ribu. Termasuk satu buah alat timbangan digital dan seperangkat alat hisap sabu atau bong. (mg5/ts/cr12)

Like Facebook Sriwijaya Post Ya...

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved