Human Interest Story

Mendewasakan Diri Lewat Organisasi

Suatu organisasi itu bisa menjalin silaturahmi dengan orang-orang baru, selain tentunya menambah wawasan dan berinovasi.

Mendewasakan Diri Lewat Organisasi
TRIBUN SUMSEL/LINDA
Hj Sunnah NBU terpilih menjadi Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Selatan periode 2017-2021 

USIA 51 tahun tak menyurutkan semangat Hj Sunnah NBU SH MH yang merupakan pakar hukum dan advokad untuk aktif diberbagai organisasi. Baginya, suatu organisasi itu bisa menjalin silaturahmi dengan orang-orang baru, selain tentunya menambah wawasan dan berinovasi.

"Orang yang jadi pejabat itu umumnya dari organisasi. Dengan organisasi bisa membuat orang dewasa, mandiri, dan tahu kebutuhan masyarakat," kata Sunnah, di sela-sela Rakerwil MPW Pemuda Pancasila, Senin (30/9).

Berbagai organisasi diikuti oleh Sunnah dan diorganisasi yang ia ikuti pun memegang jabatan yang penting seperti menjadi Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Selatan. Lalu menjadi Wakil Sekertaris di Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila, kemudian Ketua Umum Pengurus Provinsi Indonesia Woodball Association (IWbA) Sumsel dan lain-lain.

"Sudah lebih dari 19 tahun saya aktif berorganisasi, yaitu sebelum tahun 2000. Meskipun saya aktif diorganisasi bagi saya keluarga tetap nomor satu, sebab dalam satu hari itu kan 24 jam, jadi bisa dibagi-bagi kapan untuk keluarga dan berorganisasi," kata Sunnah yang sudah memiliki tiga orang anak.

Sedangkan terkait Rakerwil MPW Pemuda Pancasila ia sebagai Ketua Pelaksananya. Ia pun mengatakan, bahwa acara rapat kerja wilayah ini membahas program-program kerja sesuai dengan anggaran dasar rumah tangga. Sesuai juga dengan peraturan organisasi, bahwa diwajibkan melakukan program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang. Program kerja ini yang dibahas mulai dari cabang, wilayah dan nantinya ke nasional.

Sementara itu Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumsel M Yansuri, S.IP menambahkan, bahwa ini kegiatan konsolidasi organisasi. Menurutnya yang dibahas yaitu rencana kerja kedepan, misal lagi ngetrennya kebangsaan seperti ideologi pancasila, situasi kondisi yang dirongrong dan lain-lain.

"Pemuda Pancasila adalah organisasi dengan latar belakang pendidikan, suku, agama, dan partai berbeda. Tetapi, kami bisa menyatu, semua yang beridiologikan pancasila itulah sahabat dan saudara kami," cetusnya.

Sedangkan saat pembukaan raker dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru. Ia mengatakan, Pemuda Pancasila ini selalu eksis dan bisa beradaptasi di segala medan. "Pemuda Pancasila adalah organisasi yang berfikir dan independen. Tanpa harus terikat dengan salah satu partai, agama, hanya berpegang teguh dengan idiologi pancasila. Ini luar biasa," kata Herman Deru. (linda/ts)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved