SFC Vs Persiraja Banda Aceh; Tenang dan Jangan Panik
Sriwijaya FC harus turun ke peringkat 2 meskipun dengan Persita sama-sama koleksi 37 poin.
PALEMBANG, SRIPO -- Derby Sumatera yang mempertemukan Persiraja Banda Aceh dan Sriwijaya FC pertandingan pekan ke-19 Liga 2 dipastikan akan berlangsung menarik saat digelar di Stadion Dirmuthala Banda Aceh, Jumat (27/9) pukul 20.30 WIB.
Bagaimana tidak, Sriwijaya FC baru saja tersingkir dari puncak klasemen oleh Persita Tangerang yang memenangkan pertandingan 0-2 atas Perserang di kandang Stadion Maulana Yusuf, Kamis (26/9/2019).
Sriwijaya FC harus turun ke peringkat 2 meskipun dengan Persita sama-sama koleksi 37 poin. Sayang, Sriwijaya FC kalah head to head dari Persita.
Untuk kembali ke tahta tertinggi wilayah barat, Sriwijaya FC setidaknya harus mencuri satu poin dari tuan rumah agar dapat mengungguli Persita kembali.
Sementara Persiraja yang duduk di peringkat ke-3 dengan perolehan 33 poin tak ingin membiarkan Sriwijaya FC mencuri poin dari kandangnya. Apalagi 8 pertandingan home yang pernah dilakoni Persiraja semuanya membuahkan kemenangan. Tuan rumah tentu ingin menjaga tren positif ini.
Pertandingan ini pula menjadi pertandingan balas dendam Persiraja yang pernah dikalahkan oleh Sriwijaya FC di putaran pertama saat pertandingan digelar di Palembang. Saat itu Persiraja gagal mencuri poin dari Sriwijaya FC, skor berakhie 1-0.
Pada pertandingan tersebut, Sriwijaya FC mengandalkan 18 pemain, tiga pemain inti dipastikan absen lantaran mengalami cedera. Yakni Bobby Satria dan Zulkifli Syukur di lini belakang, sementara di tengah SFC harus tanpa Nerius Alom.
Untuk melakoni pertandingan tersebut, Pelatih Kepala Sriwijaya FC, Kas Hartadi mengaku instruksikan anak asuhnya untuk bermain tenang dan tidak panik jika tuan rumah bermain agresif.
"Pertandingan besok akan tampilkan permainan yang cantik, enak ditonton dan bisa hibur masyarakat Aceh, itu yang utama," kata Kas pada press conference pre match yang digelar di Stadion Dimurthala Aceh, Kamis (26/9/2019).
Kas mengungkapkan apalagi kedua tim adalah tim yang sama-sama dari satu pulau yakni pulau sumatera sehingga wajib baginya pertandingan dapat menghibur masyarakat Aceh yang hadir pada pertandingan deby sumatera itu.
"Kita saudara, Persiraja sama Sriwijaya FC karena sama-sama dari Sumatera, jadi kita saudara," terang Kas.
Pada pertandingan tersebut, sambung Kas tim persiapkan 18 pemainnya yang akan berjuang menghadapi tim berjuluk Laskar Rencong itu. Siapapun yang meraih poin, Kas menyebutkan bahwa kedua tim sudah pasti berpeluang masuk ke 8 beasr.
"Yang pasti siapapun yang menang, draw atau kalah, yang pasti semua punya berpeluang besar untuk masuk 8 besar," terang Kas.
Kas menilai kekuatan Persiraja saat ini tak jauh berbeda dengan kekuatan di putaran pertama saat Persiraja ditekuk oleh Sriwijaya FC saat pertandingan digelar di Palembang. Pertandingan tersebut menghasilkan skor 1-0.
"Kualitas mereka sama seperti saat di putaran pertama. Kalau masalah main malam, Sriwijaya FC belum pernah latihan malam dan bertanding malam, mudah-mudahan pemain bisa main malam," ujar Kas.
Kas pula mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah yang sudah menyambut tim dengan baik saat tiba di Aceh, Rabu (25/9) malam.
"Saya ucapkan terima kasih untuk Persiraja yang telah menjemput kami dari bandara sampai hotel dengan baik," ucap Kas.
Sementara Pelatih Kepala Persiraja, Hendri Susilo mengungkapkan bahwa secara umum anak asuhnya sangat siap menjamu Laskar Wong Kito.
Ia menyebutkan bahwa pertandingan ini sangat penting agar tim lebih aman lolos 8 besar Liga 2. Seperti diketahui Persiraja saat ini duduk di peringkat 3 klasemen sementara grup barat dengan perolehan 33 poin. Berbeda 4 poin dari Sriwijaya FC yang kini duduk di puncak klasemen sementara dengan koleksi 37 poin.
"Mudah-mudahan apa yang kita sepakati dengan pemain dapat terealisasi untuk mempercepat kita lolos ke delapan besar," ungkapnya. (wet)