Hujan Hingga 27 September

Berdasarkan prediksi BMKG diinformasikan ada potensi hujan yakni di 23-24 di Sumatera Selatan dan potensi ini akan berlangsung hingga 27 September.

Hujan Hingga 27 September
TRIBUN SUMSEL.COM/EKO HEPRONIS
Seorang pengendara motor berteduh menghindari hujan. Hujan deras mengguyur Kota Lubuklinggau, Selasa (24/9/2019) 

PALEMBANG, SRIPO -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika BMKG memprediksi potensi hujan masih akan terjadi di wilayah Provinsi Sumatera Selatan sampai 27 September nanti.Kepala BMKG Stasiun Kenten, Nuga Putratijo menyebutkan, berdasarkan prediksi BMKG memang sejak 4 hari yang lalu diinformasikan akan ada potensi hujan yakni di 23-24 di Sumatera Selatan dan potensi ini akan berlangsung hingga 27 September 2019.

"Kenapa ini bisa terjadi di tengah-tengah ini adalah salah satu yang kita namakan menuju masa peralihan karena disaat itu posisi matahari menuju ke selatan khatulistiwa artinya ada potensi-potensi tekanan rendah ada di selatan khatulistiwa karena itulah yang menyebabkan untuk saat ini itu ada belokan angin yang melambat di wilayah khatulistiwa," jelasnya.

Lanjut Nuga, hal yang sama juga terjadi hampir disebagian besar wilayah Sumatera saat ini, mulai dari Aceh sampai Sumatera Selatan kemudian Kalimantan Barat Sampai Kalimantan Tengah sedang terjadi hujan kemarin dan saat ini hari ini setelah itu sudah tidak ada lagi.

Setelah tanggal 27 kebutuhan di Sumatera Selatan, menurut Nuga potensinya tapi mungkin masih ada tapi kecil sekitar 10 sampai 20%.

"Kemungkinan terjadi saat ini sampai dengan awal bulan Oktober itu masih di timur sampai selatan timur tenggara selatan Itu kebetulan kita masih kuat angin timuran massa udara kering yang dari Australia, peluang untuk teknologi modifikasi cuaca disaat inilah bisa dilakukan," tutupnya

Kota Palembang akhirnya diguyur hujan.Hujan pertama kali turun sekitar pukul 11.00 namun tak berlangsung lama kurang lebih 10 menit.

Sempat reda, hujan kembali turun pukul 1 siang dan jam 2 siang sampai sore dengan intensitas sedang.

"Nah ujan itu yo, Alhamdulilah ya Allah," ujar salah satu warga dengan penuh rasa syukur.

Aprida, ibu rumah tangga warga Sukabangun ini mengaku sangat bersyukur hujan turun dan membasahi jalanan.

"Lemak nian rasonyo cuaca ni kalau cak ini. Hujan, adem katek lagi asapnya. Hujan denget be biso ilangi debu, asap yang berkepanjangan ini, " kata dia.

Halaman
123
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved