Dukung Pembangunan Infrastrukrur dan Beasiswa Mahasiswa, Bupati Muratara Support Dana Rp 2 Miliar

Setelah sempat terhenti tahun 2017 lalu, terkait persyaratan adminsitrasi yang belum dilengkapi, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Mathiriyah di

Dukung Pembangunan Infrastrukrur dan Beasiswa Mahasiswa, Bupati Muratara Support Dana Rp 2 Miliar
SRIPOKU.COM/cr14
TANDA TANGAN - Bupati Muratara, Syarif Hidayat menandatangani prasasti STIT Al-Mathiriyah Muratara, Selasa (24/9/2019). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Setelah sempat terhenti tahun 2017 lalu, terkait persyaratan adminsitrasi yang belum dilengkapi, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Mathiriyah di Desa Lawang Agung, kecamatan Rupit, tidak jauh dari RSUD Rupit kembali dibuka kembali sejak Juni 2019, dna mulai merintis untuk menerima mahasiswa baru. Sementara Pemkab Muratara bakal mengalokasikan dana sebesar Rp 2 miliar untuk mendukung pembangunan infrastrukrur dan beasiswa bagi mahasiswa.

Kepala STIT Al-Mathiriyah, Ikhsan Baijuri, Selasa (24/9/2019) mengatakan, berdirinya STIT Al-Mathiriyah ini setelah melihat kondisi kebutuhan masyarakat Muratara karena banyak kuliah di luar daerah tapi tidak selesai karena biaya, "Melihat kondisi itu, pengelola berfikir bagaimana kalau kita mendirikan sekolah tinggi," katanya.

Viral! Angin Puting Beliung Tiba-tiba Muncul di Parkiran Kantor Bupati Muratara, Pertanda Apa Ini?

Redam Konflik Perbatasan, Bupati Muratara Sumsel dan Bupati Surolangun Jambi Jalin Kerja Sama

Dijelaskan, STIT Al-Mathiriyah sudah berjalan sejak tahun 2017. Namun distop dan vakum karena terbentur regulasi. Mendirikan STIT harus ada rekomendasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan izin operasional dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Jika belum mendapat rekomendasi dan izin, maka kegiatan perkuliahan harus dihentikan karena akan menyalahi aturan yang berlaku.

"Jadi tahun 2017 itu kegiatan kuliah kami stop dulu, waktu itu ada 117 mahasiswa, dengan biaya kuliah sebesar Rp 700 ribu untuk satu semester," kata Ikhsan.

Pengurus STIT Al-Mathiriyah tidak berdiam diri dan langsung melengkapi persyaratan untuk mendapatkan rekomendasi dan izin operasional tersebut. "Alhamdulillah bulan Juni 2019 ini kita sudah mendapat rekomendasi dan izin operasional. Maka hari ini kita adakan grand opening," ujarnya.

Dikatakan, saat ini STIT Al-Mathiriyah baru memiliki tiga program studi (Prodi).Antara lain, Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PG-MI), dan Prodi Pendidikan Guru PAUD (PG-PAUD).

Sementara Bupati Muratara, Syarif Hidayat menyatakan, Pemkab Muratara menyambut baik berdirinya STIT Al-Mathiriyah Muratara. Pemkab akan memberikan bantuan berupa anggaran senilai Rp 2 miliar untuk pembangunan fisik dan beasiswa mahasiswa.

"Ini adalah aset Muratara, tentu akan kita dukung, nanti akan kita bantu dana hibah di tahun anggaran 2021," kata Syarif.

Ia mendoakan STIT Al-Mathiriyah akan maju dan menjadi kebanggaan Muratara dengan mencetak sarjana yang berilmu dan berakhlak mulia. "Mudah-mudahan STIT Al-Mathiriyah bisa sejajar dengan kampus-kampus ternama di luar Muratara," ujarnya. (cr14)

Like Facebook Sriwijaya Post Ya...

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved