60 Ribu Ha Hutan Terbakar

60.123 hektar lahan yang terbakar tersebut tersebar di 10 Kabupaten/Kota yang ada di Sumsel

60 Ribu Ha Hutan Terbakar
BPBD PALI
Tim satgas anti Karhutla gabungan BPBD, TNI, Polri, Damkar, PolPP serta dibantu warga saat berjibaku melakukan pemadam api di wilayah Kabupaten PALI. 

PALEMBANG, SRIPO -- Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Sumatera Selatan di 2019 ini sudah mencapai 60.123 hektar. Luasan karhutlan ini lebih besar dibandingkan di 2018 yang hanya 41.150 hektar.

"Luasan lahan yang terbakar hingga September 2019 ini mencapai 60.123 hektar," kata Komandan Satgas Karhutla Sumsel Kolonel Arhanud Sonny Septiono saat memaparkan di rakor penanganan karhutla di Griya Agung, Selasa (24/9/2019).

Lebih lanjut ia menyebutkan, 60.123 hektar lahan yang terbakar tersebut tersebar di 10 Kabupaten/Kota yang ada di Sumsel seperti Banyuasin 12.423 hektar, Muara Enim 2.041 hektar, Musi Banyuasin 19.094 hektar, Musi Rawas 1.785 hektar, Muratara 5.555 hektar, Ogan Ilir 5.453 hektar, Ogan Komering Ilir 12.133, Ogan Komering Ulu Timur 152 hektar, Palembang 263 hektar dan PALI 1.224 hektar.

"Jika dibandingkan 2018 memang terjadi peningkatan dimana 2019 seluas 60.123 hektar dan di 2018 seluas 41.150 hektar. Karena berdasarkan prakiraan musim kemarau tahun ini lebih kering dari 2018 dan mendekati 2015," ungkapnya.

Menurutnya kendala yang terjadi saat ini karena prilaku manusia yang masih membuka lahan dengan cara membakar. Lalu lokasi kebakaran lahan yang sulit dijangkau oleh pasukan darat dan karakteristik lahan gambut menyebabkan api sulit untuk dipadamkan secara tuntas.

Kemudian musim kemarau yang panjang menyebabkan keterbatasan air dan kondisi cuaca panas serta angin yang kencang menyebabkan kebakaran mudah menyebar dan lain-lain.

"Upaya yang dilakukan melaksanakan sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya karhutla, melaksanakan giat patroli di daerah rawan karhutla, melaksanakan pemadaman melalui darat dan udara. Lalu pembuatan sumur bor disekitar lahan gambut yang terbakar, pembuatan sekat bakar, melaksanakan doa dan salat istisqo dan lain-lain," jelasnya.

Sementara itu terkait dukungan personil pengendalian karhutla di Provinsi Sumsel ada 12.922 personil terdiri dari Satgas Provinsi Sumsel, Satgas BPBD Provinsi Sumsel, TNI, Polda Sumsel, Lanud, Manggala Agni, Polhut, Pol PP dan lain-lain sebagainya.

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved