Human Interest Story

Salurkan Unek-unek Lewat Rapper

Rap merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sementara pelakunya disebut rapper.

Salurkan Unek-unek Lewat Rapper
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Meski sudah jadi PNS Nesto tetap konsisten jadi rapper. 

SAAT ditemui di ruang staf ahli walikota Setda Kantor Walikota Jalan Mardeka Nomor 1 Palembang , Arnes Dunia Habibi atau akrab disapa Nesto seperti biasa sedang bekerja, Senin (23/9). Sejak 10 tahun terakhir keseharian pria 33 tahun tersebut memang sebagai PNS di Bagian Umum Setda Walikota Palembang.

Namun siapa sangka saat waktu luang khususnya saat akhir pekan, ayah dua anak ini merupakan seorang Rapper. Nesto Rapper Bangsat, begitu ia dikenal dikalangan pecinta hip hop di Kota Palembang. Nama Nesto sendiri diambil dari nama Arnes dan take-off (band yang membesarkan nama Nesto).

Rap adalah salah satu dari empat elemen budaya Hip-hop. Rap merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sementara pelakunya disebut rapper. Biasanya, rap diiringi oleh DJ atau oleh sebuah band. Nesto mengaku menggeluti sebagai rapper pada tahun 2008. Setelah sebelumnya lebih dahulu menjajal dunia tarik suara di panggung band.

Namun saat itu dunia band dinilai meredup. Seiring teman temannya sesama anak band memutuskan untuk bekerja tempat lain, seiring itu pula ia memutuskan untuk mulai menggarap sebagai seorang rapper.

"Tak menyangka rezekinya di rapper, banyak yang minat dan mengundang saya untuk mengisi acara," kata Nesto.

Pertengahan tahun 2010, Nesto berinisistif mengukir gebrakan dengan menciptakan lagu hip hop dengan tema dan bahasa Kumoring (red komering).

"Hip hop dengan bahasa Komering ternyata banyak yang suka, hampir setiap manggung diminta nyanyian lagu itu," kata dia.

Selain bahasa Komering, Nesto menciptakan lagu sohib plastik, Kau air kau api, Habis manis sisa buang. "Total ada 55 lagu dari ciptaan sendiri dan dikasih orang," kata dia.

Menurutnya, menjadi seorang rapper lebih puas, karena unek unek lebih tersalurkan, karena liriknya panjang. Berbeda saat masih nge-band liriknya singkat.

"Ke depan saya akan buat album lagu lagu yang nge-hits akan dibikin album dan sekarang lagi proses," kata dia.

Saat ditanyai mengenai honor tampil, Nesto mengaku tak pernah pasang tarif tetap. Menurut dia, saat mengisi acara lebih besar biasanya lebih tinggi honornya. Sedangkan acara biasnya honornya lebih kecil.

"Biasanya kalau acara besar saya minta Rp 3,5 juta disetujui kalau acara lebih kecil Rp 2 jutaan," kata dia.

Untuk sekali tampil, biasanya 30 menit dengan membawakan dua buah lagu. Terkadang kalau padat, empat sampai lima lagu untuk sekali tampil. "Untuk kerjaan PNS tidak terganggu, karena biasanya weekend saya tampil sebagai rapper," kata dia.

Menurut dia, sebelum menjadi seorang PNS dirinya sudah lebih dahulu menggeluti rapper. Namun meski PNS dirinya tetap akan konsisten menjadi seorang rapper. (yandi)

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved