Human Interest Story

Ini Semua Ide Mereka

Anak-anak dari Sanggar Kreativitas Anak Bangsa (SKAB) Palembang ini menyebar untuk membagikan masker.

Ini Semua Ide Mereka
Kompas.com
Masker N95 

KABUT asap seperti sekarang mengundang perhatian banyak kelompok masyarakat. Tak jarang, kita melihat suatu komunitas atau organisasi membagi-bagikan masker, yang biasanya dilakukan di persimpangan lampu merah. Mereka berharap, masker bisa segera dipakai karena kabut asap sangat berpotensi mendatangkan penyakit.

Rupanya, kepedulian akan dampak buruk dari bencana kabut asap ini terlontar pula di benak anak-anak yang masih balita. Hal tersebut bisa dilihat ketika sejumlah balita membagikan masker di Simpang Flyover Tanjung Api-api (TAA).

Anak-anak yang diketahui para talent di Sanggar Kreativitas Anak Bangsa (SKAB) Palembang ini menyebar untuk membagikan masker kepada pengendara yang tengah berhenti karena lampu merah. Didampingi oleh orangtua, mereka melintasi jalan dan menghindari barisan kendaraan yang tengah ramainya.

Sempat ada kecemasan lantaran di kawasan ini beragam jenis kendaraan bisa dilihat, terutama kendaraan bertonase besar. Syukur, semuanya berjalan lancar karena para orangtua tidak pernah membiarkan anak-anaknya jauh dari mereka dan selalu menuntun tangan anak ketika menyeberangi jalan.

Apa yang dilakukan para anak-anak berparas lucu dan rupawan ini mengundang respon positif dari beberapa pengendara. Tampak, seorang pria yang mengendarai motor senyum manis sembari mengambil masker yang diberikan seorang talent SKAB kepadanya. Ada pula seorang pengendara mobil yang menurunkan kaca jendelanya untuk menyambut masker yang sudah diberikan para anak-anak ini.

"Kegiatan ini dilakukan setelah anak-anak kita ini yang masih berusia balita mencetuskan ide bagaimana kalau kita membagi-bagikan masker. Karena idenya bagus, makanya kami dari SKAB langsung sepakat dan akhirnya kita lakukan," kata pengasuh sekaligus pemilik SKAB, Rizky Meylan Sari.

Kiki, sapaan akrabnya, mengatakan kegiatan membagikan masker ini memang hanya diikuti oleh para talent yang masih dikategorikan anak-anak. Padahal, di SKAB, juga ada talent remaja dan dewasa. Dengan mengenakan sweater khas ala SKAB, anak-anak ini tampak tidak canggung ketika berbaur dengan masyarakat yang notabene baru mereka temui.

Menurut Kiki, aksi membagikan masker ini bukan hanya sekedar momen kabut asap semata. Namun, ada tujuan lain yang ingin tercapaikan, yakni melatih anak-anak tersebut untuk berbaur langsung dengan lingkungan masyarakat. Mereka juga diharapkan bisa memiliki rasa kepedulian sehingga begitu beranjak dewasa sudah terbiasa untuk melakukannya. (haris widodo)

Penulis: Haris Widodo
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved