Berita OKU Timur
Kabut Asap Tipis dan Kualitas Udara Status Normal, Sekolah di OKU Timur tidak Libur
Kabut Asap Tipis dan Kualitas Udara Status Normal, Sekolah di OKU Timur tidak Libur
Penulis: Evan Hendra | Editor: Welly Hadinata
Laporan wartawan Sripoku.com, Evan Hendra
Kabut Asap Tipis dan Kualitas Udara Status Normal, Sekolah di OKU Timur tidak Libur
SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Kendati sejumlah sekolah di Provinsi Sumsel diliburkan karena kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah wilayah, namun Sekolah di Kabupaten OKU Timur tetap berjalan seperti biasa tanpa ada kendala.
Hal itu disebabkan karena kondisi udara di OKU Timur masih normal dan belum ada kabut tebal kiriman akibat kebakaran hutan di sejumlah daerah di luar OKU Timur.
Dari pantauan Sripoku.com Senin (24/9/2019), aktivitas sekolah masih berjalan seperti biasa tanpa ada kendala dan hambatan, para siswa dan guru terlihat menjalankan aktivitas belajar mengajar seperti biasa.
Para siswa dan guru berangkat ke sekolah pagi hari sekitar pukul 06.00 tanpa ada kendala jarak pandang karena kabut asap tidak terlalu tebal.
• Video: Kabut Asap Makin Pekat & Udara Level BERBAHAYA, Disdik Palembang Mendadak Liburkan Sekolah
• Disdik Palembang Mendadak Liburkan Sekolah, Siswa di Sekolah Swasta Ini Tetap Sekolah, Ini Alasannya
• Disdik Palembang Mendadak Liburkan Sekolah Dampak Asap Makin Pekat, Ini Tanggapan Gubernur Sumsel
• Kabut Asap Makin Pekat & Kualitas Udara Level BERBAHAYA, Disdik Palembang Mendadak Liburkan Sekolah
Hanya kabut asap tipis terlihat beberapa jam saja dan menghalangi sinar matahari.
Namun hal itu tidak menganggu jarak pandang berkendara dan belum menganggu pandangan serta pernafasan.
Namun tidak menutup kemungkinan asap tebal akan menyelimuti OKU Timur mengingat dalam beberapa hari terakhir asap tipis mulai menyelimuti OKU Timur terutama saat malam dan menjelang subuh.
"Sekolah masih berjalan seperti biasa tanpa ada kendala. Tidak ada kabut asap di OKU Timur. Sekolah tetap melaksanakan proses belajar mengajar seperti biasa," ungkap Karman (28) salah satu guru SMP ketika diwawancarai ketika jam istirahat.