Pesawat Sembako Hilang Kontak; Terakhir Kontak Pukul 10.54 WIT, Bawa Personel Brimob

Sebuah pesawat milik maskapai Rimbun Air hilang kontak saat terbang menuju Ilaga, Papua, Rabu (18/9). Pesawat yang mengangkut beras tersebut terakhir

SRIPOKU.COM, PAPUA - Sebuah pesawat milik maskapai Rimbun Air hilang kontak saat terbang menuju Ilaga, Papua, Rabu (18/9). Pesawat yang mengangkut beras tersebut terakhir kali berkomunikasi pukul 10.54 WIT.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pesawat bernomor registrasi PK-CDC itu berangkat dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua pukul 10.40 WIT.

Pesawat Cessna Jatuh ke Sungai di Indramayu, Satu Orang Tewas dan Bangkai Pesawat Hilang

Lengkap, Kronologi Pesawat Hilang hingga Jenazah Emiliano Sala Berhasil Ditemukan dan Diindetifikasi

Destinasi pesawat tersebut adalah Bandara Aminggaru, Ilaga. Pesawat ini dijadwalkan mendarat di Ilaga pukul 11.09 WIT. Pada pukul 11.10 WIT, petugas bandara melaporkan pesawat jenis Twin Otter DHC6-400 tersebut hilang kontak.

Pesawat itu diawaki oleh pilot Dasep Sobirin, co-pilot Yudha dan tutuco teknis Ujang. Menurut Dedi seorang personel Brimob juga berada di dalam pesawat tersebut sebagai penumpang. Personel bernama Bharada Hadi Utomo adalah anggota satuan tugas Nemangkawi. Pesawat ini mengangkut beras seberat 1,7 ton.

“Pesawat take-off dari bandara baru Timika membawa muatan beras Bulog milik Pemda Kabupaten Puncak. Hingga kini tim masih menunggu informasi lanjut dari pihak bandara,” ujar Dedi, Rabu (18/9).

Insiden ini dibenarkan oleh pihak Rimbun Air. General Manager Airnav Indonesia cabang Sentani Suwandi mengatakan pihaknya sedang mengumpulkan data.

“Iya pesawat lost contact. Sekarang kami sedang mengumpulkan data,” kata Suwandi kepada Kompas.com, Rabu (18/9).

Seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (18/9), Kepala Cabang Airnav Indonesia Cabang Pembantu Timika Andi Nurmansyah menjelaskan pesawat itu terakhir kali menjalin kontak pada pukul 10.54 WIT.

Tiga menit sebelum pesawat Rimbun Air itu lepas landas, ada penerbangan yang mengangkut 11 personel Brimob tujuan Ilaga. Pesawat itu telah tiba di Ilaga, bahkan kembali ke Timika.

Tim SAR gabungan diturunkan untuk mencari pesawat tersebut. Tim ini terdiri dari TNI, Brimob, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika dan kru dari PT Carpediem Aviasi Mandiri. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Monce Brury mengatakan upaya pencarian pada kesempatan pertama tetap dilakukan meski kondisi cuaca kurang bersahabat.

“Langkah awal yang kita lakukan adalah searching meskipun cuaca yang akan dilewati buruk atau tidak bersahabat,” kata Monce. (Tribun Network/dit/Kompas.com)

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved