Berita Palembang

Alat Pemancar PT Smartfren Tbk Hilang Dicuri Orang di 11 Lokasi dalam Wilayah Kota Palembang

Dengan menggunakan surat kuasa dari perusahaan Irfan melapor ke polisi telah kehilangan alat pemancar jaringan dari BTS CDMA CDMA Smartfren.

Alat Pemancar PT Smartfren Tbk Hilang Dicuri Orang di 11 Lokasi dalam Wilayah Kota Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Karyawan Smartfren, Irfan ketika mendatangi Polresta Palembang, melaporkan transceiver Station CDMA hilang dicuri maling, Kamis (19/9). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Bagian alat pemancar jaringan di dalam rak Base Transceiver Station (BTS) CDMA hilang dicuri orang tak dikenal membuat PT Smartfren Telecom Tbk Palembang melalui karyawannya Irfan Julleo (24) melapor ke Polresta Palembang.

Dengan menggunakan surat kuasa dari perusahaan Irfan mengatakan, ada 11 lokasi di Palembang yang bagian alat pemancar jaringan dari BTS CDMA hilang dicuri orang tak dikenal.

Akibatnya PT Smartfren Telecom Tbk Palembang mengalami kerugian mencapai Rp 67,9 juta.

"Perusahaan merasa dirugikan akibat ulah orang yang tidak dikenal ini, lantaran mencokel Gembol rak BTS CDMA dan mengambil bagian alat pemancar didalamnya. Sehingga perusahaan menempuh jalur hukum," katanya kepada petugas piket, Kamis (19/9).

Dimana, kejadian pencurian alat pemancar itu terjadi di 11 lokasi berbeda dan baru diketahui pelapor saat melakukan pemeriksaan rutin di beberapa BTS di Palembang.

Salah satunya di Jalan Di Panjaitan, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II Palembang pada Sabtu (7/9) sekitar pukul 14.30.

"Waktu itu saya melakukan pengecekan rutin pak, lalu saya datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melihat gembok rak BTS CDMA Smartfren  yang tidak terpakai lagi sudah hilang, namun setelah dilakukan pengecekan lokasinya tidak hanya satu pak tapi totalnya ada 11 tempat yang gembol rak BTS CDMAnya telah dirusak," katanya.

Minta Urus Orang Lain Buat Sertifikat Tanah, Darmawi Warga Karya Baru Tertipu Hingga Rp 105 Juta

Daftar Kekayaan Imam Nahrawi yang Ditetapkan Jadi Tersangka oleh KPK dan Besaran Penghasilan Menteri

Mengenal Syarifuddin Yacub, Wakil Imam Besar Masjid Agung Palembang, Punya Peran dan Pengaruh Besar

Dia memastikan ada bagian dari pemancar BTS CDMA milik PT Smartfren telah dicuri.

"Walaupun sudah tidak terpakai pak, tetap saja ini merugikan perusahaan karena bagian pemancar itu sangat mahal harganya pak," ungkapnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit II Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Ipda Juan Pahrul SH membenarkan adanya laporan pencurian di 11 lokasi berbeda.

Dimana pelakunya mencuri bagian pemancar BTS CDMA yang tidak terpakai lagi dengan cara merusak rak BTS CDMA milik PT Smartfren Telecom Tbk Palembang yang mengalami kerugian mencapai Rp 67,9 juta.

"Laporan sudah kita terima dan telah dilakukan olah TKP, selanjutnya laporan kepolisian ini akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang. Bagi pelakunya akan dikenakan hukuman penjara selama lima tahun penjara bila terbukti bersalah," tutupnya. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved