Human Interest Story

Beberapa Buku Hanya Ada Pada Kami

Balai Arkeologi Sumatera Selatan, salah satu tempat dimana tersimpan artefak serta tulang belulang yang menjadi bagian sejarah di masa lalu.

Beberapa Buku Hanya Ada Pada Kami
SRIPO/RAHMAD ZILHAKIM

SEJARAH merupakan bagian terpenting dari peradaban manusia. Dengan sejarah, kita bisa lebih dekat dan kenal bagaimana kehidupan sebelum ini. Balai Arkeologi Sumatera Selatan, salah satu tempat dimana tersimpan artefak serta tulang belulang yang menjadi bagian sejarah di masa lalu.

Rabu (11/9), tim sripoku.com berkesempatan mengunjungi Balai Arkeologi Sumatera Selatan, ditemani oleh Retno Purwanti selaku Arkeolog di Balai Arkeologi Sumatera Selatan. Pertama kali mengunjungi Balai Arkeologi Sumatera Selatan, Retno mengajak Sripoku.com menuju ruangan penelitian yang terletak di lantai dua Balai Arkeologi Sumatera Selatan. Karena sedang dilakukan renovasi pada ruangan penelitian tersebut, Retno pun mengajak tim sripoku.com, menuju perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Selatan.

Di dalam perpustakan tersebut tersusun rapi buku-buku mengenai sejarah tentang arkeologi dan buku-buku sejarah peradaban, salah satunya peradaban Kerajaan Sriwijaya di masa lalu.

"Perpustakaan kita menyimpan buku-buku langkah. Ada beberapa buku yang hanya ada di perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Selatan," jelas Retno, Rabu (11/9).

Ia juga menjelaskan bahwasanya perpustakaan di Balai Arkeologi Sumatera Selatan, terbuka untuk umum. Hanya saja, buku-buku yang ada di perpustakaan tersebut tidak boleh dipinjam. Jika ingin membaca dan mempelajari buku yang ada Perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Selatan, pengunjung bisa membacanya langsung di perpustakaan tersebut. Tersedia pula meja baca di dalam perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Selatan.

Tak hanya sampai situ saja, sembari menjelaskan bagian-bagian yang ada, Retno pun mengajak melihat sebuah ruangan dimana di dalamnya terdapat barang-barang penemuan dari bermacam wilayah di Sumatera Selatan. Di ruang penyimpanan ini, kita dapat melihat berbagai macam peninggal-peninggalan di jaman pra sejarah, seperti potongan kayu dari perahu di masa lalu, arca, hingga sisa-sisa fosil dari hewan serta manusia di jaman dulu pun ada di ruang penyimpanan artefak ini.

Di dalam ruang penyimpanan artefak itu, juga ada beberapa tim dari Balai Arkeologi Sumatera Selatan yang sedang meneliti tulang-tulang dari hewan yang ditemukan di Sarolangun. Menurut Retno hal itu dilakukan agar dapat mengetahui, prilaku masyarakat di daerah tersebut di masa lalu. Menutup kegiatan jalan-jalan di Balai Arkeologi Sumatera Selatan, Retno menjelaskan Bahwasanya, Balai Arkeologi Sumatera Selatan memiliki 2 Gedung dalam satu kawasan, masing-masing dengan 2 lantai. (nisyah)

Penulis: Chairul Nisyah
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved