Berita Palembang

Guru Ngaji di Palembang Dapat Insentif Rp 1 Juta Perbulan, Hasil Raperda Inisiatif DPRD Palembang

Tahun depan guru ngaji di Palembang akan mendapatkan insentif dari Pemkot Palembang sebesar Rp 1 juta per unit atau TK TPA

Guru Ngaji di Palembang Dapat Insentif Rp 1 Juta Perbulan, Hasil Raperda Inisiatif DPRD Palembang
sripoku.com/Yandi Triansyah
Tiga inisiator Raperda inisiatif DPRD Palembang mengenai pedoman penyelenggaraan taman pendidikan Al Qur'an, Firmansyah Hadi (kiri), Ali Syaban (tengah) dan Ade Victoria (kanan) seusai pembahasan Raperda, Selasa (10/9/2019) di DPRD Kota Palembang 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yandi Triansyah

Mulai Tahun Depan Guru Ngaji di Palembang Dapat Insentif Rp 1 Juta perbulan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tahun depan guru ngaji di Palembang akan mendapatkan insentif dari Pemkot Palembang sebesar Rp 1 juta per unit atau TK TPA.

Kepastian intensif bagi guru ngaji di kota Palembang tersebut setelah Panitia Khusus (Pansus) V rampung menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD Palembang mengenai pedoman penyelenggaraan taman pendidikan Al Qur'an.

Ketua Pansus V Ade Victoria mengatakan, pihaknya telah menyepakati untuk pemberian intensif kepada guru TK TPA di Palembang.

Sesuai hasil pembahasan bersama Kemenag dan BKPRMI Kota Palembang disepakati intensif diberikan per unit sebesar Rp 1 juta tiap bulannya.

"Kita sudah menyempurnakan Raperda mengenai intensif guru ngaji ini tinggal menunggu koreksi dari provinsi dan penomoran Raperda," kata Ade, Selasa (10/9/2019) sesuai rapat di Komisi IV DPRD Kota Palembang.

Petani Kopi asal Sumsel Ini Jadi Pemenang dan Raih Penghargaan di Festival Coffee Week 2019

Kabar Gembira Gamers!, Mobile Legends Bang-Bang akan Adakan Roadshow 10 Kota di Indonesia

Download Lagu Ebiet G Ade - FULL ALBUM Populer Sepanjang Masa, Lengkap dengan Video Klip Musik

Ade mengatakan, saat ini TK TPA yang resmi terdaftar di Kemenag Kota Palembang sebanyak 606 unit TK TPA.

Menurut dia, pihaknya mengapa memberikan intensif per unit karena data guru ngaji belum belum rapi.

"Kami sudah meminta kepada Kemenag untuk mempermudah kepada TK TPA yang akan mengurus izin," kata dia.

Halaman
12
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved