Human Interest Story

Thia Yufada Ajak Ibu-ibu Lawan Stunting

Hj Thia Yufada mengajak ibu-ibu di Kabupaten Muba untuk senantiasa membawa anaknya ke Posyandu terdekat.

Thia Yufada Ajak Ibu-ibu Lawan Stunting
SRIPO/FAJERI RAMADHONI
Ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)Hj Thia Yufada meresmikan Posyandu Balita di Kelurahan Soak Baru, Sekayu. 

KEJADIAN stunting bukanlah masalah baru di dunia kesehatan. Di Indonesia sendiri, stunting adalah masalah gizi pada anak yang masih menjadi pekerjaan rumah yang mesti dituntaskan dengan baik. Terbukti menurut data Pemantauan Status Gizi (PSG) dari Kementerian Kesehatan RI, selama tiga tahun terakhir ini, jumlah anak pendek terbilang cukup tinggi.

Menyikapi hal itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Hj Thia Yufada mengajak ibu-ibu di Kabupaten Muba untuk senantiasa membawa anaknya ke Posyandu terdekat karena Pemkab Muba terus berupaya berperang melawan penyakit stunting.

"Posyandu Balita merupakan titik prioritas pembangunan nasional, karena sekarang ini negara kita sedang berperang melawan penyakit stunting. Maka dari itu menjadi tanggung jawab bersama untuk merangkul warga agar membawa anak-anak kesini. Posyandu balita sangat penting, karena masih banyak ibu-ibu yang belum faham pentingnya 1000 hari pertama bagi anak," ujar Thia, disela meresmikan Posyandu Balita Amanah Kelurahan Soak Baru Kecamatan Sekayu, Selasa (3/9/19).

Dirinya berpesan agar pengurus Posyandu balita maupun lansia untuk menyayangi para balita dan lansia. Lakukan banyak inovasi, bagaimana caranya layanan ini mendapatkan manfaat bagi masyarakat sebanyak-banyaknya. Tugas ini memang berat tapi yakinlah, lakukan dengan ikhlas agar dapat bejalan dengan baik.

"Seluruh yang dilakukan pengurus Posyandu akan tercermin kerjanya dari layanan RSUD, kalau posyandu bagus pasti semakin sedikit warga yang berobat ke RSUD, Kalau posyandu beres, mudah-mudahan warga semakin sejahtera. Saya sarankan sekali-kali di bikin kuis bagi pengunjung, misal tentang informasi yang ditempel di dinding-dinding ini, dibikin kuis apa 3 bulan sekali kemudian kasih hadiah doorprize, saya yakin mereka akan lebih antusias datang kesini," katanya.

Untuk Posyandu lansia pengurus difokuskan untuk melayani para orang tua kita. Mereka dulunya sudah berjuang, bekerja keras untuk mensejahtetakan keluarga, dan sekarang usia mereka tidak produktif lagi.

"Sekarang waktunya kita mengurus para orang tua kita. Jika dilihat mungkin ada yang tidak bisa berangkat sendiri untuk k Posyandu atau ada yang belum tau informasi, maka tanggung kawab kita bersama untuk di mengajak mereka," ujat Thia.

Sementara, menurut laporan Camat Sekayu, Marko Susanto SSTP, MSi sekarang ini di wilayah Kelurahan Soak Baru ada empat Posyandu lansia dan lima Posyandu Balita. "Untuk posyandu balita Amanah yang baru saja diresmikan akan beroperasi tanggal 3 setiap bulannya. Sementara itu untuk posyandu lansia An-Nur yang berdekatan lokasi dengan Posyandu Balita Amanah, beroperasi nya setiap tanggal 12," ujarnya. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved