Produsen Tahu Berformalin Divonis Satu Bulan Penjara, BPOM Palembang Kecewa

Produsen Tahu Berformalin Divonis Satu Bulan Penjara, BPOM Palembang Kecewa

SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Ribuan tahu berformalin hasil penggerebekan yang dilakukan BPOM dan Kepolisian dimusnahkan dan dibuang di TPA Sukawinatan Palembang, Kamis (24/5/2018). 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Sempat lima kali ditunda pembacaan tuntutan, terdakwa Toni Chandra dan Yuliana yang disidang atas perkara memproduksi tahu berformalin dapat bernafas lega.

Pasalnya majelis hakim pengadilan negeri kelas 1 A khusus kota Palembang hanya memvonis keduanya dengan kurungan satu bulan penjara, Kamis (5/9/2019).

"Menjatuhkan pidana terhadap kedua terdakwa selama masing-masing satu bulan penjara,"ujar ketua majelis hakim Yohanes Panji SH yang langsung mengetok palu tanda sahnya putusan.

Hadir dipersidangan tanpa menggunakan rompi tahanan, kedua terdakwa kompak menundukkan kepalanya usai mendengar vonis hakim. Raut wajah keduanya juga terlihat datar.

Sejatinya, vonis yang dijatuhkan pada kedua terdakwa, lebih ringan satu bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Fajar Prawitama.

Dimana jaksa menuntut masing-masing keduanya dengan kurungan dua bulan penjara pada sidang yang digelar Kamis (29/8/2019) lalu.

Sempat pula majelis hakim merasa kesal karena jaksa tak kunjung bisa menyiapkan materi penuntutan.

Akibatnya beberapa kali sidang ditunda. Sebagaimana diketahui, penundaan pertama pada 10 Juli lalu.

Sementara itu, rendahnya putusan hakim atas perkara tersebut, mendapat tanggapan langsung dari kepala BBPOM Palembang, Dra Hardaningsingsih,Apt.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Nining sapaan akrabnya mengaku sangat kecewa atas vonis tersebut.

"Sudah jelas kita kecewa terhadap keputusan itu. Vonis ringan sering kali dijatuhkan kepada pelaku pembuat dan penjual makanan, minuman dan obat-obatan yang mengandung zat berbahaya atau tanpa dilengkapi izin edar,"ujarnya.

Halaman
12
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved