Pernah merasakan sakit punggung? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Pernah merasakan sakit punggung? Sakit punggung ternyata banyak penyebabnya, bahkan bisa dari aktivitas-aktivitas kecil kita sehari-hari. Mulai dari d
SRIPOKU.COM - Pernah merasakan sakit punggung? Sakit punggung ternyata banyak penyebabnya, bahkan bisa dari aktivitas-aktivitas kecil kita sehari-hari. Mulai dari duduk tidak tegak hingga membungkuk menggendong anak.
"Banyak aktivitas harian yang bisa menyebabkan sakit punggung," kata kepala ilmu tulang belakang di Northwell Health, Long Island Dr. Jason Lipetz kepada Washington Post.
• Cara Menghindari Sakit Punggung di Rumah, Kantor dan Pusat kebugaran
• 5 Cara Efektif, Mengatasi Sakit Punggung
Lipetz dan terapis fisik tersertifikasi dari Rusk Rehabilitation NYU Langone Health di Midtown, James Koo memberi informasi keluhan-keluhan umum terkait sakit punggung serta bagaimana mengatasinya.
1. Area leher
Sakit di area leher biasanya disebabkan karena terlalu banyak menengok ke arah bawah, seperti ke ponsel atau komputer, sehingga menyebabkan sakit dan tegang pada leher.
Cara mengatasinya, letakkan layar komputer pada level mata dan duduklah tegak. Sepanjang hari, kata Koo, lakukan gerakan seolah menumpu dagu pada sebuah rak dan tariklah kepalamu ke belakang hingga sejajar dengan bahu.
Lakukan gerakan seperti kura-kura ini lebih dari 10 kali setiap jamnya untuk mendapatkan manfaat maksimal.
2. Bahu
Menurut Lipetz, sakit pada area bahu biasanya disebabkan oleh aktivitas mengangkat ke atas kepala, seperti menggendong anak atau meraih tempat tinggi seperti lemari.
Untuk mengatasinya, Koo menyarankan menggunakan tongkat panjang seperti payung atau gagang sapu, letakkan di sepanjang tulang belakang dari leher ke punggung bawah.
Lalu, sambil memegang tongkat di belakang punggungmu dengan satu tangan di belakang leher dan satu tangan lainnya di punggung bagian bawah, lakukan gerakan berdiri dan duduk di kursi dengan tongkat tersebut masih ditekan ke arah punggung.
Lakukan sebanyak 3 set dengan 10 repetisi, tiga kali seminggu.
3. Punggung atas
Menurut Lipetz, masalah pada punggung atas biasanya disebabkan oleh posisi tidur, terutama jika tidur banyak dengan posisi menyamping.
Posisi tidur yang baik adalah tidur terlentang dengan posisi kaki terangkat dan leher pada posisi netral, tidak terlalu tinggi maupun rendah. Posisi yang sama seperti ketika berdiri.
"Namun ketika sudah terlelap, posisi orang biasanya berubah," katanya.
Cara mengatasi masalah ini adalah meningkatkan mobilitas pada punggung bagian atas. Koo menyarankan duduk di atas kursi dan menyambungkan jari-jemari di belakang kepala dengan siku terbuka ke luar.
Kemudian ulurkan punggung bagian atas ke arah kursi sambil menarik napas dalam-dalam. Cobalah gerakan ini lima hingga 10 kali, dua hingga tiga kali sehari.