Berita Palembang

Kurangi Angka Kemiskinan yang Masih Tinggi, Ini yang Dilakukan Pemkot Palembang

Kurangi Angka Kemiskinan Pemkot Palembang Bakal Berikan Bantuan Langsung Tunai

Kurangi Angka Kemiskinan yang Masih Tinggi, Ini yang Dilakukan Pemkot Palembang
SRIPOKU.COM/DOKUMEN
Salah satu potret warga Miskin di Kelurahan 2 Ulu Kecamatan SU I Palembang / Kurangi Angka Kemiskinan yang Masih Tinggi, Ini yang Dilakukan Pemkot Palembang 

Laporan wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

Kurangi Angka Kemiskinan Pemkot Palembang Bakal Berikan Bantuan Langsung Tunai

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rapat Kerja Membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2020, Pemerintah Kota Palembang akan fokus mengentaskan masalah kemiskinan, kumuh, sampah, macet dan hingga banjir.

Pola yang dilakukan untuk mengurangi angka kemiskinan, nantinya akan diberikan bantuan langsung seperti yang sudah dilakukan oleh pemerintah pusat.

Pos anggaran tahun depan untuk memberi lebih banyak anggaran pada pos ini di tahun 2020 mendatang.

Kepala Badan Perencanaan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (BAPPRDA LITBANG), Harrey Hadi, mengatakan, Pendidikan dan kesehatan masing masing diberikan anggaran sebesar 20 persen dan 15 persen, infrastruktur 15 persen.

Sisanya akan dimasukkan (kedalam APBD), yakni kemiskinan yang terperinci ada lokasi kumuh, sampah, genangan dan kemacetan.

Kronologis Bupati Muaraenim Ahmad Yani Terjaring OTT, KPK Ungkap Kasus dan Proses Penangkapan

Sukses Berkarier di Indonesia, Berikut 10 Potret Kenta Yamaguchi Komedian Kocak Asal Jepang

Advokat AAI Sumsel Datangi PN Klas IA Palembang, Tidak Diberi kesempatan Damai Atas Perkara Penipuan

"2020 kita mulai ingin menurunkan angka kemiskinan menjadi satu dijid dan menghentak genangan dan kemacetan," kata Harrey, Selasa (3/9) usai rapat di Kantor Walikota Palembang.

Menurut dia, pihaknya belum bisa memastika rincian anggaran yang akan diberikan kepada pos pos prioritas tadi.

Sebab, saat ini Pemkot Palembang masih menyisir pendapatan. Salah satunya di sektor pajak yang saat ini tengah dilakukan oleh Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD).

Halaman
12
Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved