Ratusan Drum Minyak Terbang

Api bermula dari sebuah tungku yang disebabkan oleh pompa minyak sehingga kobaran api menyampar sejumlah tempat penampungan minyak.

Ratusan Drum Minyak Terbang
ISTIMEWA
Kembali Ledakan Tempat Penyulingan Meledak, Disebabkan Oleh Pompa Minyak 

SEKAYU, SRIPO -- Ledakan tempat penyulingan minyak illegal kembali terjadi di Desa Sugiwaras Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Minggu (1/9/19) sekitar pukul 17.00 WIB. Akibat dari ledakan tempat pengolahan minyak illegal tersebut 1 unit rumah yang berada dekat hangus terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Api bermula dari sebuah tungku yang disebabkan oleh pompa minyak sehingga kobaran api menyampar sejumlah tempat penampungan minyak.

Tidak hanya itu saja akibat dari itu satu rumah terbakar. Diketahui tempat pengolahan minyak tersebut milik diduga milik Jabur.

"Api itu berasal dari pompa yang menyambar tungku. Rumah satu terbakar, ada juga satu korban luka bakar,"kata salah seorang warga yang tidak ingin menyebutkan namanya.

Dari pantauan, sekitar satu jam berselang, satu unit Damkar dari Kecamatan Babat Toman tiba dilokasi dan langsung berupaya memadamkan api. Kobaran api cukup besar memperlihatkan gumpalan asap hitam dilangit Kecamatan Babat Toman yang diperkirakan terlihat hingga radius 5 kilometer.

Ratusan drum berisi minyak mentah dilokasi meledak ikut meledak dan terbang membumbung tinggi, setidaknya ada 8 tungku penyulingan minyak yang terbakar dan 3 kendaraan roda empat yang ikut terbakar.

Sementara, Camat Babat Toman, Aswin membenarkan prihal terbakarnya tempat penyulingan minyak illegal tersebut pihaknya telah menerjunkan satu unit Damkar untuk memadamkan api.

"Ya, benar ada ledakan minyak dari kebakaran tersebut 1 rumah terbakar dan ada 1 korban luka dan saat ini sudah dilakukan pertolongan pertama,"ujar Aswin.

Kapolres Muba AKBP Yudhi S Markus Pinem SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Deli Haris, membernarkan terkait ledakan tempat penyulingan minyak tersebut. Pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Tim sudah kita turunkan kelapangan untuk olah TKP. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,"ujarnya. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved