Human Interest Story

Warga Tangkap Pari di Sungai Ogan, Butuh Lima Orang Mengangkat ke Darat

Ikan pari air tawar dengan berat sekitar 1 kwintal tersebut tertangkap di aliran Sungai Desa Belatung oleh nelayan

Warga Tangkap Pari di Sungai Ogan, Butuh Lima Orang Mengangkat ke Darat
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA, HANDOUT
Warga sedang berusaha mengangkat ikan pari raksasa ke daratan 

WARGA Kecamatan Lubukbatang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) heboh dengan tertangkapnya Ikan Pari (manta Birosris) yang kedapatan sedang berkeliaran bebas di Sungai Ogan. Ikan tersebut ditangkap saat kondisi air surut sehingga dengan sangat mudah terlihat pencari ikan, Selasa (27/8/2019) sore. Tidak mau ikan yang tergolong langkah itu kabur, pencari ikan langsung menangkap dengan jaring. Tidak butuh waktu lama, ikan tersebut sudah berhasil ditangkap.

Menurut informasi, ikan pari air tawar dengan berat sekitar 1 kwintal (100 Kg) tersebut tertangkap di aliran Sungai Desa Belatung oleh nelayan dari Desa Lubukbatang, saat kondisi Sungai Ogan memang kondisi surut sehingga pencari ikan bisa melihat ikan secara kasat mata.

Kabar tertangkapnya Ikan Pari ini, dalam waktu singkat tersiar ke seluruh penduduk kampung, warga pun datang berbondong ke sungai tempat ikan ditemukan. Untuk menangkap ikan pari ini terlebih dahulu warga mengikat ikan dengan menggunakan tali tambang, lalu sekitar lima orang bertugas mengangkat ikan pari raksasa dengan diameter sekitar 2 meter ke daratan.

Salah seorang warga Desa Belatung bernama Ema menceritakan keseruan warga yang mendapat rezeki besar atas tertangkapnya Ikan Pari yang disebut warga Ikan raksasa.

"Ikan Pari raksasa itu tertangkap di dusunku Desa Belatung oeh pencari ikan dari Desa Lubukbatang,” kata warga Desa Belatung seraya menambahkan ikan tersebut langsung dipotong.

Dikatakan Ema, warga berebut membeli ikan yang sudah mulai langka diperairan Sungai Ogan itu, ada yang beli senilai Rp 150.000/Kg ada juga yang beli senilai Rp 200 ribu/Kg.

Menurut informasi di lapangan, di sepanjang perairan Sungai Ogan wilayah Kecamatan Lubukbatang kebagian hilir sungai ogan memang warga sering menemukan ikan pari. ”Hampir setiap tahun warga menangkap ikan pari , biasanya ukurannya sekitar 80 kg," kata Kepala Desa Lubukbatang Jus Imani.

Terpisah Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten OKU Ir Hj Tri Aprianingsih yang hubungi Rabu (28/8/2019) membenarkan pihaknya sudah menerima informasi mengenai penangajapan ikan pari raksasa di perairan Sungai Ogan Kecamatan Lubukatang. Menurut Tri , memang masih ada ikan-ikan lanka seperti ikan pari Air tawar dan ikan belida di daerah bagian hilir Sungai Ogan

Ikan pari manta (Manta birostris) adalah salah satu spesies ikan pari terbesar di dunia. Lebar tubuhnya dari ujung sirip dada ke ujung sirip lainnya ada yang mencapai hampir 7 meter (kemungkinan lebih karena ada laporan yang mengatakan bahwa ada manta yang lebar tubuhnya mencapai 9,1 meter). Bobot terberat manta sendiri yang pernah diukur mencapai 3 ton. (eni)

Penulis: Leni Juwita
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved