Lelang Jalintim Tiga Kali Gagal
Tahapan lelang pengerjaan ruas jalan Lintas Timur arah BTS Provinsi Jambi dan arah BTS Provinsi Lampung untuk ketiga kalinya gagal.
Penulis: Rahmaliyah | Editor: Soegeng Haryadi
PALEMBANG, SRIPO -- Tahapan lelang untuk pengerjaan ruas jalan Lintas Timur arah BTS Provinsi Jambi dan arah BTS Provinsi Lampung untuk ketiga kalinya gagal. Lantaran tidak ada peserta atau penyedia jasa lelang yang memenuhi persyaratan.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Palembang (BBPJN V), Kiagus Saiful Anwar menyebutkan pengajuan proses lelang ini sudah diajukan sejak pertengahan 2018 ke Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) wilayah Sumsel.
"Saat ini status paket pengerjaan tersebut sedang persiapan lelang ulang ke empat. Tapi untuk lelang kali ini diserahkan ke BP2JK DKI. Setelah pembentukan BP2JK semua lelang diambil alih, kita hanya fokus untuk pengerjaan/pemeliharaan rutin ruas jalan agar bisa dilalui oleh masyarakat dengan nyaman," jelasnya, Senin (26/8/2019)
Lanjut Saiful, pekerjaan ruas Jalintim terdiri dari lima paket longsegmen sepanjang 383,20 KM dengan alokasi TA 2019 dengan pagu total sebesar Rp 1,015 T.
Dengan rincian, Preservasi Rekonstruksi Jalan BTS Prov. Jambi-Peninggalan (90,15 km), Preservasi Rekonstruksi Jalan Peninggalan-Sei Lilin-Betung (77,74 km), Preservasi Rehabilitasi Jalan Betung - Bts. Kota Palembang (56,16 km), Preservasi Rehabilitasi Jalan Bts Kota Palembang-SP. Indralaya-Sp.Meranjat-Bts Kota Kayu Agung (49,55 km) dan preservasi rekonstruksi jalan Celikah-Kayu Agung- BTS Kota Kayu Agung-Sp. Penyandingan-Bts Lampung (109,60 km)
"Untuk sementara sampai diputuskan pemenang lelang, pemeliharaan rutin masih menggunakan dana transisi Rp 58 Miliar periode sebelumnya, tapi kemungkinan besaran dana transisi kali ini tidak sebesar itu, sebab sebelumnya sudah ada pemeliharaan jalan yang berlubang dengan sistem tambal sulam, sekarang lagi dihitung ulang," katanya.
Meski demikian, pihaknya memastikan kondisi Jalintim tetap bisa dan aman dilintasi walau kondisinya ada beberapa segmen yang berlubang. "Bukan bearti Jalintim itu semua kondisinya rusak, ada segmen tertentu yang kondisinya baik. Pemeliharaan rutin juga dilakukan terus seeprti tambal sulam, tebas rumput dan pembersihan drainase," tuturnya. (cr26)
LELANG JALINTIM
* Jambi-Peninggalan (90,15 km)
* Peninggalan-Sei Lilin-Betung (77,74 km)
* Betung - Palembang (56,16 km)
* Palembang- Kayu Agung (49,55 km)
* Kayu Agung- Lampung (109,60 km)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kendaraan-barang-padati-jalinteng-oku-timur.jpg)