Breaking News:

Berita Palembang

Belum 24 Jam Shalat Istisqo Digelar Serentak di Sumsel, Sebagian Wilayah Palembang Turun Hujan

Belum 24 Jam Shalat Istisqo Digelar Serentak di Sumsel, Sebagian Wilayah Palembang Turun Hujan

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru dan warga melakukan Sholat Istisqo di halaman Griya Agung Palembang, Selasa (27/8/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

Belum 24 Jam Shalat Istisqo Digelar Serentak di Sumsel, Sebagian Wilayah Palembang Turun Hujan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Belum 24 jam pelaksanaan Sholat Istisqo digelar serentak di 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumsel, namun beberapa titik daerah di Kota Palembang khususnya kembali diguyur hujan dengan intensitas curah hujan yang berbeda-beda.

Seperti di Kawasan Sukarami, Perumnas, dan Demang Lebar Daun.

"Iya di Sukarami tempat saya hujannya deras, Alhamdulillah setelah berhari-hari tidak hujan akhirnya yah. Cuacanya jadi lebih adem dan segar tidak lagi bau debu," ujar Puspita, Warga Sukarami.

Sebelumnya, ribuan warga Sumatra Selatan mengikuti salat istisqo di Griya Agung Palembang, Selasa (27/8/2019) pukul 08.30 WIB. Hal itu sebagai bentuk syukur kepada Allah, juga sebagai tujuan meminta agar turun hujan di bumi Sriwijaya.

Dua ABG Kawanan Curanmor Ini, tak Berkutik Dibekuk Petugas Polsek Bayung Lencir Muba

Bersama Anak Yatim, Bupati Banyuasin Askolani Laksanakan Salat Istisqo

Brigpol Andi Anggota Bhabin Polres Lahat, Bikin Terobosan Baru Bersama Warga, Ini Terobosannya!

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, saat ini tercatat sudah 41 hari tanpa hujan di wilayah Sumatra Selatan.

Akibatnya, hal itu membuat daerah ini sangat rentan dengan kebakaran hutan dan lahan.

“Hari ini semua pihak, baik di tingkat pemerintah kabupaten/kota, TNI dan Polri melakukan salat istisqa, untuk di lingkungan Pemprov Sumsel kita fokuskan di Griya Agung, Pangdam dan Kapolda juga menggelar salat istisqa hari ini di markas mereka masing-masing,” jelasnya

Ia mengatakan, salat istisqo merupakan upaya berserah diri pada Allah dengan tujuan meminta hujan. Apalagi, saat ini sudah 40 hari tidak turun hujan.

“Tidak ada alasan untuk sombong, apalagi sudah 40 hari tanpa hujan. Upaya kita sudah maksimal untuk tangani karhutla. Upaya konvensional hingga menggunakan teknologi sudah dilakukan, mulai dari pemadaman dengan karung goni hingga waterbombing,” ujarnya.

Inilah 12 Bukti Roger Danuarta Fans Star Wars Sejati, dari Perayaan Ultah Hingga Tema Pernikahan!

Siska Sarangheo Bernama Asli Apriyanto, Dikenal Artis Waria yang Pulang Pagi dan Sore Pergi Lagi!

Penanganan Pertama untuk Mengatasi Diare dari Minum Cukup Air hingga Obat-obatan

Sementara itu, Kepala Seksi Observasi Dan Informasi BMKG Sultan Mahmud Badaruddin II, Bambang Beni Setiadji menjelaskan, Seiring melemahnya/hilangnya Badai Tropis Bailu dan transisi ke badai tropis selanjutnya, biasanya ada perlambatan massa udara yg cukup dan sirkulasi eddy (pusaran udara) di wilayah selat Karimata yang memberikan potensi hujan di wilayah sumsel terutama dua hari terakhir.

"Keadaan akan kembali normal musim kemarau dan kembali kering (minim potensi hujan) besok 28 Agustus 2019," jelasnya

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved