Penanganan Pertama untuk Mengatasi Diare dari Minum Cukup Air hingga Obat-obatan

Diare atau frekuensi buang air besar lebih dari beberapa kali sehari, merupakan gangguan pencernaan paling sering dialami. Pada sebagian besar kasus,

Penanganan Pertama untuk Mengatasi Diare dari Minum Cukup Air hingga Obat-obatan
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi - Diare atau frekuensi buang air besar lebih dari beberapa kali sehari. 

SRIPOKU.COM - Diare atau frekuensi buang air besar lebih dari beberapa kali sehari, merupakan gangguan pencernaan paling sering dialami. Pada sebagian besar kasus, diare bisa diatasi dengan “pengobatan rumahan” dan cukup istirahat.

Dua Balita Meninggal Akibat Diare Di Banyuasin, Pemkab Siapkan Bantuan Darurat Air Bersih

Sembuhkan Anak Yang Terkena Diare dengan Mengkonsumsi 5 Buah yang Penuh Vitamin Ini

Berikut adalah beberapa cara mengatasi diare. Jika diare sudah lebih dari dua hari atau tubuh sangat lemah karena dehidrasi, jangan tunggu waktu untuk segera ke dokter.

1. Cukup cairan
Menghidrasi atau mencukupi kebutuhan tubuh akan cairan sangat penting untuk memulihkan diri dari diare. Hal ini karena penyakit ini menyebabkan kita kehilangan banyak cairan, termasuk elektrolit seperti sodium dan klorin.

Dehidrasi adalah kondisi yang berbahaya, terutama pada anak-anak dan orang lanjut usia. Itu sebabnya, saat diare, pastikan kebutuhan cairan tubuh mereka tercukupi.

Minum air adalah langkah awal mengatasi dehidrasi. Mengonsumsi oralit atau cairan gula dan garam juga bisa membantu usus menyerap cairan lebih efisien. Minuman lain yang juga bisa menghidrasi antara lain minuman isotonic atau jus buah.

2. Makanan yang tepat
Untuk mempercepat pemulihan diare, makanan dalam porsi kecil tapi sering lebih baik dibandingkan makan tiga kali sehari dalam porsi besar.

Makanan yang dianjurkan untuk penderita diare antara lain buah-buahan, makanan yang tinggi potasium seperti kentang atau ubi, makanan yang mengandung elektrolit seperti sup miso dan minuman sport, sayuran yang dimasak agak empuk, serta protein yang cukup.

Mengonsumsi sup atau bubur juga bisa membantu meredakan perut yang melilit. Jenis makanan lain yang direkomendasikan adalah asupan yang terdiri dari pisang, nasi, atau roti panggang, karena rendah serat dan tinggi pati, sehingga membantu feses lebih padat.

3. Hindari makanan tertentu
Ada makanan yang sebaiknya dihindari karena bisa mengiritasi atau menyebabkan tekanan pada saluran pencernaan. Misalnya saja makanan tinggi lemak, makanan berminyak, pedas, makanan yang mengandung pemanis buatan, serta makanan dengan kadar gula fruktosa tinggi.

4. Konsumsi probiotik
Probiotik adalah mikroorganisme yang bermanfaat bagi sistem pencernaan dan melawan infeksi. Penelitian menyimpulkan, probiotik dapat memperpendek durasi diare.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved