Anex Tempati Pondok Untuk Transaksi Narkoba

Untuk menghindari kecurigaan, dia memilih sebuah pondok di kawasan Lingkungan I Gelumbang setiap kali melakukan transaksi narkoba.

Anex Tempati Pondok Untuk Transaksi Narkoba
TRIBUN SUMSEL/IKA
NARKOBA - Diduga pengedar narkoba, Andriano Rizal Fahlevi alias Anex (tengah) diamankan di Polsek Gelumbang berikut beberapa barang bukti. 

MUARAENIM, SRIPO -- Berbagai modus dilakukan oleh jaringan narkoba untuk menyamarkan aksinya. Seperti yang dilakukan Andriano Rizal Fahlevi alias Anex (27) warga Lingkungan I, Kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim ini. Untuk menghindari kecurigaan, dia memilih sebuah pondok di kawasan Lingkungan I Gelumbang setiap kali melakukan transaksi narkoba.

Namun serapi-rapinya modus yang dilakukan, aktivitas Anex masih juga tercium oleh kepolisian setelah mendapat informasi dari warga yang curiga ada aktivitas di dalam pondok milik warga yang tempatnya sepi dan jauh dari keramaian itu.

Mendapat informasi itu, Kapolsek Gelumbang AKP Dwi Satya Arian bersama Kanit Reskrim Ipda Nasron Junaidi dan Kanit Intel Ipda Syawaludin dan sejumlah personilnya bergerak melakukan penyelidikan. Beberapa personil kemudian melakukan penyamaran. Petugas melihat ada beberapa orang datang dan pergi menemui pelaku di dalam pondok depan rumah warga LK 1 Kelurahan Gelumbang.

Setelah memastikan pelaku dan barang bukti ada di dalam pondok, petugas mendatangi menggerebek lokasi dan menangkap pelaku. Hanya saja, pelaku masih berusaha mengelabui petugas dengan menyembunyikan barang bukti sabu-sabu di dalam bungkus rokok dan diletakan dibawah kompor dalam pondok.

Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Humas Ipda Yarmi menjelaskan, pelaku Andriano RF alias Anex sudah diamankan berikut barang bukti satu buah kotak rokok merk Esse Change warna biru yang di dalamnya terdapat sembilan paket kecil sabu-sabu dengan total berat sekitat 2,72 gram. Barang bukti lainnya satu unit handphone merk Oppo warna hitam, satu unit kompor gas tanpa tabung gas warna silver dan satu lembar uang Rp 50 ribu diduga hasil transaksi narkoba. "Kasus sabu-sabu dengan tersangka Andriano RF alias Anex ini masih dikembangkan," jelas kapolres. (ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved