Dinilai Asap Makin Terasa, Pelajar Inisiatif Pakai Masker

Sejauh ini, belum ada imbauan dari dinas terkait perihal pemakaian masker untuk pelajar. Meski demikian, sejumlah pelajar di Palembang sudah berinisia

Dinilai Asap Makin Terasa, Pelajar Inisiatif Pakai Masker
SRIPOKU.COM/Refly
Sejumlah pelajar di salah satu sekolah di Palembang yang mulai memakai masker ketika belajar. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejauh ini, belum ada imbauan dari dinas terkait perihal pemakaian masker untuk pelajar. Meski demikian, sejumlah pelajar di Palembang sudah berinisiatif memakainya, termasuk ketika berada di dalam ruang kelas.

Salah satu pelajar MAN di Palembang, Nadia, mengatakan ia dan beberapa temannya sudah beberapa hari terakhir ini memakai masker. Selain ketika pergi dan pulang sekolah, di dalam kelas pun Nadia memakai masker.

Bukan Kabut Asap, Palembang Diselimuti Embun di Pagi Hari, Pengendara Diimbau Gunakan Masker

Atasi karhutlah, Daerah Rawa Di Empat Lawang Ini Akan Ditanami Kopi Liberika

"Tergantung dari gurunya, kalau boleh, kami pakai. Habisnya, sekarang asap sudah semakin tercium aromanya," kata Nadia, Jumat (23/8).

Nadia mengatakan, beberapa temannya dari sekolah lain juga ada yang memakai masker saat belajar. Namun, jika dilarang oleh guru, maka masker tersebut dilepas.

Pelajar lainnya yang datang dari salah satu SMA negeri di Palembang, Rendi, mengatakan juga sudah mulai memakai masker di sekolah. Apalagi, hal ini tidak dilarang oleh gurunya selagi ketika sedang berkomunikasi dengan guru masker tersebut wajib dilepas.

Bagi Rendi, memakai masker saat belajar sebenarnya tidak terlalu nyaman. Dengan cuaca yang sekarang sedang panas, terkadang masker yang menutupi mulut dan hidung ini membuat yang memakai gerah.

"Tapi, mau bagaimana lagi. Kan sudah banyak tuh yang terkena ISPA dan kita juga diimbau untuk sering-sering pakai masker," kata Rendi.

Pemakaian masker memang sudah semakin sering terlihat. Tak sedikit pengendara roda dua kini sudah mulai memakai masker, baik itu yang mengendara maupun yang dibonceng. Alasannya sama, yakni asap yang kini sudah semakin tercium aromanya sehingga dicemaskan mendatangkan penyakit ISPA. (cr10)

Like Facebook Sriwijaya Post Ya...

Penulis: Haris Widodo
Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved