Penyulingan Minyak Meledak, Api Membumbung 5 Meter

Ledakan tempat penyulingan minyak ilegal atau yang biasa dikenal dengan masakan, kembali terjadi di Kelurahan Babat Kecamatan Babat Toman

Penyulingan Minyak Meledak, Api Membumbung 5 Meter
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SEKAYU, SRIPO -- Ledakan tempat penyulingan minyak illegal atau yang biasa dikenal dengan masakan, kembali terjadi di Kelurahan Babat Kecamatan Babat Toman, Kamis (22/8/18) sekitar pukul 12.30 WIB. Akibat ledakan tersebut api membumbung tinggi 5 meter dan menghanguskan lahan di radius 100 meter dari lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, sebelum terjadi ledakan tempat penyulingan minyak sejumlah pekerja melakukan aktiftas seperti biasa yakni memasak minyak. Namun, menurut informasi karena kelalaian salah satu pekerja yang membuka tungku masakan sehingga gas dalam tungku keluar.

Seketika api yang berada dalam tungku menyambar cepat kedalam masakkan minyak tersebut dan ledakkan besae terjadi, api yang semakin membesar kembali menghanguskan minyak setengah jadi ke tedmond sebelahnya yang membuat nyala api semakin membesar.

Pekerja yang melihat ledakan tersebut langsung melakukan proses pemadaman api dikarena api yang sangat panas membuat pekerja mundur. Selang sesaat kemudia 1 unit minil Damkar Kecamatan Babat Toman dan 1 unit mobil Damkar Pertamina membantu upaya pemadaman.

Pemadaman sendiri dilakukan menggunakan detergen agar minyak tiidak kembali membesar, selang sekitar 1 jam api berhasil di padamkan. Beruntung dari kejadian kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

"Ade yang buka masakkan minyak itu, memang belum masak tapi di paksa untuk di buka. Nah, karena belum jadi minyak gas yang ada keluar menyulut api sehingga terjadi ledakkan,"ujar salah satu masyarakat yang tidak ingin menyebutkan namanya.

Sementara, Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin mengatakan terkait ledakan tempat penyulingan minyak atau masakkan minyak pihaknya telah menerjunkan tim kelokasi.Dari ledakan tersebut tidak ada korban jiwa, namun menghanguskan sejumlah peralatan.

"Kita sudah melakukan olah TKP tempat terjadinya ledakan minyak tersebut, lokasi ledakan juga sudah kita garis pembatas. Sedangkan untuk kenapa penyebab dan pemilik saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,"ungkapnya.

Camat Babat Toman, Aswin membenarkan prihal ledakan tempa penyulingan minyak yang terjadi di Kelurahan Babat pihaknya melaporkan dari ledakan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

"Kita terus melakukan sosialiasi agar kegiatan penyulingan dihentikan karena dampaknya sangat berbahaya. Kejadian ini saat sedang di tangani oleh Mapolsek Babat Toman," ungkapnya. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved