Berita Palembang

Dikirim Chat WA Berisikan Adegan Video tak Senonoh, Ibu Ini Lapor ke SPKT Polresta Palembang

Dikirim Chat WA Berisikan Adegan Video tak Senonoh, Ibu Ini Lapor ke SPKT Polresta Palembang

Dikirim Chat WA Berisikan Adegan Video tak Senonoh, Ibu Ini Lapor ke SPKT Polresta Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Lis (59), ketika melapor ke SPKT Polresta Palembang, lantaran dikirim video porno, Jumat (23/8/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dering ponsel milik Lismansa (56), warga jalan TPA Sukawinatan lorong bhineka Kecamatan Sukarame Palembang berbunyi seperti biasanya.

Namun ada yang tak biasa lantaran isi pesan WhatsApp (WA) yang dia terima.

Lismansa terkejut setelah membuka pesan yang ternyata berisi kiriman video bokep alias porno dari seseorang yang dikenalnya.

Lantaran merasa tak senang, Lismansa pun melaporkannya ke SPKT Polresta Palembang, Jumat (23/8/2019).

Dihadapan petugas, wanita yang biasa disapa Lis ini menerangkan kejadian yang tak mengenakan tersebut.

Ia mengaku kenal dengan orang yang mengirim video tersebut.

Pemilik Ipung Salon di Lubuklinggau Timur Sengaja Dibunuh, Bukan Perampokan, Uang Rp 15 juta Utuh

Video Menunjukan Trik untuk Para Orangtua, Agar Mudah Saat Memberikan Obat Pada Anak

Jenazah Pemilik Salon di Lubuklinggau yang Tewas Mengenaskan Hari Ini Dinakamkan

"Kejadiannya siang kemarin (Kamis 22/8) sekitar jam satu siang ," ungkap Lismansa saat memberikan keterangan Dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Lis menerangkan, saat video bokep itu masuk dirinya sedang berada di sekolah SMP di wilayah Kota Palembang.

Orang yang mengirim video porno itu menurutnya memang sengaja dikirim kepadanya.

Namun, Lis tak mengetahui dengan pasti apa niat dan tujuan video tersebut dikirim ke WhatsApp pribadinya.

Seekor Harimau Sumatera Dewasa Muncul di Desa Bandar Agung Empatlawang, Warga Takut ke Kebun

Kunjungan Yayasan Sriwijaya Plus Ke Kantor Sriwijaya Post, Terkait Isu HIV-AIDS di Masyarakat

VIRAL Emak-emak Jaman Now Mencuci Baju dengan Mesin Cuci di Pinggir Sungai, Musim Kemarau!

Namun yang jelas dirinya tidak senang dengan perbuatan yang telah dilakukan oleh terlapor.

"Saya sengaja kesini untuk melaporkan perbuatannya yang tidak bermoral," katanya.

Sementara, KA SPKT Polresta Palembang Ipda Juan Pahrul membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya terlapor dapat dikenakan pasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 ayat 3 Undang-undang ITE.

"Kita juga memintai keterangan saksi dan barang bukti berupa handphone vivo warna hitam," tutupnya.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved