Sidang Lanjutan Prada DP

Oditur Militer Tuntut Prada DP Dihukum Seumur Hidup dan Dipecat, Prada DP Menangis

Kami putuskan menuntut Prada DP dihukum seumur hidup dan dipecat,"ujar Oditur masih dipimpin oleh Darwin Butar Butar

Oditur Militer Tuntut Prada DP Dihukum Seumur Hidup dan Dipecat, Prada DP Menangis
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Prada DP memakai seragam lengkap disamping penasehat hukumnya terlihat menunduk dan menangis Kamis (22//8/2019). 

Laporan wartawan sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM,PALEMBANG--Sidang lanjutan atas perkara pembunuhan terhadap Vera Oktaria kembali digelar. Dalam persidangan kali ini Hakim ketua masih dipimpin oleh, Letkol M Kazim dan 2 orang anggota lainnya bernama Letkol Sus Much Arif Zaki dan Mayor Syawaluddinah.

Sebelumnya persidangan membahas agenda keterangan terdakwa kali ini persidangan dimulai dengan agenda tuntutan Oditur.

Dimana Darwin Butar Butar selaku oditur membacakan kembali atas perkara yang dilakukan terdakwa namun berdasarkan kecocokan saksi-saksi yang telah diambil keterangannya.

Setelah itu Oditur membacakan tuntutannya.

Mencopet di Depok, Warga Talang Kelapa Banyuasin Ditangkap Tim Tekab 134 Polresta Palembang

Pelaku Aksi Jambret Ini Beraksi di Jalananan Tengah Kota, Babak Belur Dikepung Warga

Gadis 15 Tahun Dibuang di Pinggir Jalan Begitu Saja Setelah Dicabuli Supir Truk

"Sesuai pasal 338 yang ditetapkan sebelumnya dan terbukti melakukan tindakan kriminal. Serta bertentangan dengan Sapta Marga TNI, merusak nama baik dan menyebabkan tewas Vera Oktavia. Kami putuskan menuntut Prada DP dihukum seumur hidup dan dipecat,"ujar Oditur masih dipimpin oleh Darwin Butar Butar kepada Sripoku.com, Kamis (22/8/2019).

Mendengar tuntutan dari Oditur, terdakwa Prada DP menangis saat ditanyakan "Apakah terdakwa mendengar tuntutan yang diajukan Oditur,"kata Ketua Hakim Letkol M Kazim.

Tidak hanya itu saudara Prada DP juga menangis mendengar tuntutan yang dilayangkan kepada saudaranya itu

Sementrmara itu, ekspresi wajah yang sedih Prada DP menjawab pertanyaan ketua hakim "Ia yang mulia,"kata Prada DP.

Lalu terdakwa Prada DP diminta berkonsultasi kepada penasehat hukumnya. Lalu penasehat hukumnya mengajukan  Fledoi (Pembelaan atas tuntutan yang diajukan) pada tanggal 29 Agustus 2019.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved